Kapolres Demak: Upacara Kesadaran Nasional Penting untuk Membangun Karakter Polri

IMG-20240117-WA0016

Kepolisian Resor Demak gelar upacara Hari Kesadaran Nasional yang dilaksanakan tanggal 17 setiap bulannya di lapangan Wicaksana Leghawa Mapolres setempat, Rabu (17/1). Foto: ist.

Demak, arusutama.com – Setiap tanggal 17, Kepolisian Resor Demak mengadakan upacara Hari Kesadaran Nasional di lapangan Wicaksana Leghawa Mapolres Demak. Upacara ini bertujuan untuk meningkatkan nasionalisme, loyalitas, dan disiplin anggota Polres Demak terhadap bangsa dan negara.

Dalam sambutannya, Kapolres Demak AKBP Muhammad Purbaya menekankan pentingnya membangun karakter jati diri Polri yang berlandaskan Tribrata dan Catur Prasetya. Ia juga mengajak anggota Polres Demak untuk meningkatkan semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita harus memiliki moralitas dan mentalitas yang baik agar dapat memberikan pelayanan terbaik Kepolisian kepada masyarakat, sehingga kepercayaan terhadap Polri semakin meningkat,” kata AKBP Purbaya, Rabu (17/1/2024).

Ia juga mengharapkan sinergitas TNI-Polri dan instansi terkait serta masyarakat untuk selalu diperkokoh untuk menjaga stabilitas keamanan yang kondusif di wilayah hukum Polres Demak. Ia mengapresiasi terobosan-terobosan kreatif yang dilakukan oleh anggota Polres Demak untuk memelihara Kamtibmas di Kabupaten Demak.

“Sebagai bentuk penghargaan, saya memberikan penghargaan kepada 27 personel Polres Demak yang berprestasi dalam pengungkapan kasus tindak pidana maupun tugas Kepolisian. Saya berharap ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk lebih baik lagi dalam pelaksanaan tugas kedepan, khususnya pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

AKBP Purbaya juga mengingatkan personel Polres Demak untuk menghindari perbuatan yang dapat merugikan dan merusak nama baik institusi Polri, keluarga dan diri sendiri. Ia menekankan pentingnya menjaga netralitas pada Pemilu 2024 yang akan datang.

“Hindari pelanggaran sekecil apapun. Respon cepat dan tindaklanjuti segera setiap keluhan masyarakat yang memerlukan pelayanan, perlindungan dan pengayoman. Tampilkan sikap dan keteladanan sebagai abdi negara terlebih harus menjunjung tinggi netralitas pada Pemilu 2024 ini,” tutupnya. (Sam)