Sekda Demak dan Satpol PP Jateng Bersatu Padu Bersihkan Karanganyar dari Sampah

Sekda Demak Akhmad Sugiharto bersama Plt. Satpol PP Jateng Retno Puji Astuti dan Kepala Satpol PP Demak usai gelar Apel Gabungan Kerja Bakti. Foto: Sam
ARUSUTAMA.com – Banjir yang melanda wilayah Karanganyar, Kabupaten Demak, beberapa waktu lalu meninggalkan banyak sampah yang mengotori lingkungan. Untuk membersihkan sampah tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Demak bekerja sama dengan Satpol PP Provinsi Jawa Tengah menggelar apel gabungan dan kerja bakti di bawah Jembatan Tanggulangin, Selasa (27/2/2024).
Apel gabungan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, Plt Satpol PP Provinsi Jawa Tengah, Retno Puji Astuti, unsur TNI/Polri, Kasi Korem, Kepala Satpol PP Demak, Kepala Satpol PP Kudus, Satpol PP Pati, Satpol PP Grobogan, Danramil Karanganyar, Kades ketanjung, BPBD dan relawan.
Sekda Demak, Sugiharto menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bahu membahu dan bereaksi cepat dalam penanganan banjir.
“Terima kasih kepada semua pihak dan relawan yang bahu membahu dan bereaksi cepat dalam penanganan banjir. Dari prediksi 50 hari, 15-20 hari air sudah surut. Ini semua berkat sinergi yang baik dari semua pihak,” ujarnya.
Sugiharto juga mengajak para peserta apel untuk menjadikan kegiatan ini sebagai gerakan membangun semangat baru pasca banjir. Ia berharap agar masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
“Mari tebarkan semangat, tanamkan keikhlasan bahwa kita masih bermanfaat untuk orang lain. Target hari ini bersih-bersih di Desa Ketanjung dan Desa Karanganyar, utamanya pembersihan fasilitas umum. Ingatkan masyarakat untuk jaga kebersihan, jangan buang sampah sembarangan,” tuturnya.
Sementara itu, Retno Puji Astuti mengatakan bahwa 300 anggota Satpol PP dari 9 wilayah diturunkan untuk giat bersih-bersih sebagai tindak lanjut instruksi dari PJ Gubernur yang prihatin melihat kondisi wilayah Karanganyar pasca banjir.
“Anggota kami pun tergerak hatinya untuk bersama-sama berjibaku turun membersihkan lokasi pasca banjir, yang mana tumpukan sampah tidak hanya mengganggu jalan tapi juga kesehatan,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kerja bakti “resik-resik desa” ini akan dilaksanakan selama satu hari penuh dengan sasaran dua desa sesuai dengan pemetaan. (Sam)
