Tiga Jamaah Haji Asal Demak Meninggal Dunia di Tanah Suci

IMG-20240702-WA0002

Kemenag Demak M Afief Mundzir saat ditemui di Kantornya, Senin (1/7). Foto: Ist.

ARUSUTAMA.com – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Demak, M Afief Mundzier, mengonfirmasi bahwa tiga jamaah haji asal Demak meninggal dunia di Tanah Suci. Ketiga jamaah tersebut adalah Rukini (65) dari Kecamatan Sayung, Karni Kasdi Jasman (57) dari Demak Kota, dan Siti Asilah (56) dari Wonosalam.

“Sejauh ini, ada tiga jamaah haji kita yang meninggal dunia di Tanah Suci. Mereka berasal dari Kecamatan Sayung, Demak Kota, dan Wonosalam,” ungkap M Afief Mundzier di kantornya, Senin (1/7).

Menurut laporan yang diterima, dua dari tiga jamaah tersebut meninggal akibat gangguan jantung, sementara satu jamaah lainnya memiliki riwayat penyakit yang sudah ada sejak di tanah air dan masuk dalam kategori istitha’ah. Ketiga jamaah tersebut sudah lanjut usia dan kini dimakamkan di Soraya Makkah, tempat pemakaman umum yang disediakan untuk jamaah haji.

“Ketiga jamaah tersebut sudah lanjut usia dan sekarang dimakamkan di Soraya Makkah, pemakaman umum untuk jamaah haji di Arab Saudi,” jelas Afief.

Lebih lanjut, Afief menyampaikan bahwa pemerintah melalui Kementerian Agama telah menyiapkan hak-hak bagi jamaah yang meninggal dunia di Tanah Suci.

“Jamaah yang meninggal sebelum pelaksanaan wukuf di Arafah akan mendapatkan pelaksanaan badal haji. Namun, jika meninggal setelah wukuf, badal haji tidak akan dilakukan,” tambahnya.

Selain itu, jamaah yang meninggal dunia akan mendapatkan asuransi sebesar Rp58,5 juta, sementara yang meninggal di pesawat akan mendapatkan Rp125 juta.

Pemulangan jamaah haji asal Demak akan dimulai pada 10, 11, dan 12 Juli. Pada tanggal 10 Juli, sebanyak 62 jamaah akan tiba pukul 16.15 WIB. Pada tanggal 11 Juli, sebanyak 127 jamaah akan tiba antara pukul 07.00 hingga 09.15 WIB, dan pada tanggal 12 Juli, sebanyak 266 jamaah akan kembali sepanjang hari, dari pagi hingga malam.

“Meninggalnya jamaah terakhir dilaporkan pada tanggal 18 Juni,” ungkap Afief. Pemerintah berharap proses pemulangan ini berjalan lancar dan para jamaah yang kembali dapat tiba dengan selamat di tanah air.