DKP Gunungkidul dan Rumah BUMN PLN Perkuat Daya Saing UMKM Perikanan Lewat Pelatihan Kemasan

PLN up3 Yogjakarta

Peserta Pelatihan Teknis Kemasan Olahan Hasil Perikanan berfoto bersama usai kegiatan yang digelar DKP Gunungkidul bersama Rumah BUMN PLN, Selasa (2/12/2025). Foto: ist.

ARUSUTAMA.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam meningkatkan daya saing sektor perikanan terus diperkuat melalui kolaborasi strategis lintas pihak. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Gunungkidul bersama Rumah BUMN Gunungkidul di bawah naungan PLN UID Jawa Tengah & DIY menggelar Pelatihan Teknis Kemasan Olahan Hasil Perikanan bagi pelaku UMKM, Selasa (2/12/2025).

Pelatihan ini menyasar pelaku UMKM sektor perikanan yang membutuhkan peningkatan kualitas kemasan agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Kegiatan tersebut menghadirkan fasilitator dari Rumah BUMN Gunungkidul, Atikka Rismawati, sebagai pemateri utama.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman menyeluruh mengenai proses pengembangan kemasan. Materi pertama menekankan pentingnya kemasan tidak hanya sebagai pelindung produk, tetapi juga sebagai penentu umur simpan serta elemen branding yang memengaruhi minat beli konsumen.

Materi berikutnya membahas inovasi dalam pengemasan, mulai dari pemilihan material food grade, teknik pengemasan yang efisien, hingga prinsip desain visual agar produk perikanan memiliki identitas yang kuat. Sementara pada sesi terakhir, peserta diberikan pemahaman terkait regulasi kemasan, termasuk informasi wajib pada label, standar keamanan pangan, serta proses pengurusan izin edar seperti PIRT, BPOM, dan sertifikasi Halal.

Antusiasme peserta terlihat tinggi melalui diskusi aktif, terutama terkait tantangan pengemasan produk seperti abon, keripik ikan, dan berbagai olahan hasil laut lainnya. Sinergi antara DKP dan PLN melalui Rumah BUMN Gunungkidul ini diharapkan mampu memberi dampak berkelanjutan bagi pengembangan UMKM perikanan.

“Pelatihan ini kami rancang agar para pelaku UMKM memahami bahwa kemasan bukan sekadar pembungkus, tetapi strategi penting untuk meningkatkan nilai jual. Harapannya, pelaku usaha di Gunungkidul dapat menghasilkan produk yang lebih berkualitas, menarik, dan siap memasuki pasar yang lebih luas,” ujar Atikka.

Manager PLN UP3 Yogyakarta, Sigit Hari Wibowo, juga menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, penguatan UMKM merupakan salah satu kunci pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami percaya penguatan UMKM menjadi pilar penting pertumbuhan ekonomi. Melalui Rumah BUMN, PLN berkomitmen membuka akses pelatihan dan pendampingan seluas mungkin agar semakin banyak pelaku usaha yang mampu naik kelas,” kata Sigit.

Rumah BUMN Gunungkidul berharap, melalui kegiatan ini–kualitas kemasan produk olahan perikanan lokal semakin meningkat, lebih atraktif, tahan lama, serta memenuhi aspek legalitas, sehingga mampu memperluas jangkauan pasar dan menggerakkan perekonomian masyarakat setempat. (Sm)