Demak Sambut Ramadhan dengan Festival Megengan dan Kirab Budaya Kota Wali

Bupati Demak Eisti'anah beserta jajarannya usai memukul bedug sebagai tanda dimulainya masuk bupan Ramadhan 1445 H. Foto: Sam
ARUSUTAMA.com – Menjelang bulan suci Ramadhan 1445 Hijriyah, Kabupaten Demak menggelar Festival Megengan dan Kirab Budaya Kota Wali di depan gedung Tourism Information Center (TIC) Alun-alun Demak, Senin (11/3/2024). Kegiatan ini merupakan tradisi yang sarat akan makna, nilai-nilai budaya, dan kebersamaan, sekaligus menjadi bagian dari upaya mempersiapkan diri menyambut bulan penuh berkah.
Bupati Demak Eisti’anah mengatakan, Festival Megengan dan Kirab Budaya Kota Wali menampilkan berbagai atraksi dan kesenian khas daerah, baik dari Kabupaten Demak maupun dari Kota Semarang, Salatiga, dan Kabupaten Semarang. Ia mengapresiasi dan bangga dengan kegiatan ini, yang mampu menjadi pemantik semangat, utamanya bagi generasi muda untuk terus menghidupkan ruang seni dan budaya di Kabupaten Demak.
“Mari kita sambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih, dan niat tulus untuk meningkatkan semangat beribadah serta bersedekah kepada sesama,” ujar Eisti’anah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Demak, Endah Cahyarini mengatakan, Festival Megengan dan Kirab Budaya Kota Wali terbagi dalam enam kegiatan, yaitu Festival Foodtruck dan Pameran UMKM di Pujasera, Melody di Ujung Senja di depan kantor TIC, Festival Megengan diikuti empat komunitas, Kirab Budaya Kota Wali diikuti 13 peserta, dan Festival Kuliner Ramadhan.
“Demak adalah ensiklopedia hidup tentang sejarah Islam. Masjid Agung tetaplah menjadi Mahkota dari Kota Wali yang tak tergantikan. Berabad-abad sejak Raden Patah membangun perdikan ini, syiar Islam terus berdenyut. Berjuta-juta peziarah mengunjungi Demak, untuk ber’itikaf di Masjid Agung dan ziarah ke Makam Sunan Kalijaga. Megengan menjadi manifestasi, kiat untuk menjaga Marwah Kota Wali. Meneguhkan keteledanan dari Kanjeng Sunan Kalijaga. Raden Patah dan Sunan Kalijaga adalah tokoh besar,” tutur Endah.
Kegiatan Festival Megengan dan Kirab Budaya Kota Wali ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, seperti Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan, Dinas Kebudayaan, Dinas Pendidikan, Kodim 0716/Demak, Polres Demak, dan berbagai komunitas seni dan budaya. Kegiatan ini juga menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Demak ke-521 yang jatuh pada tanggal 28 Maret 2024.
Semoga ikhtiar ini dapat menjadi jendela, atau panggung merajut kebersamaan sekaligus ruang berekspresi bagi para pelaku Ekonomi Kreatif dengan segala corak keberagamannya. (Sam)
