Menyatakan Sikap dalam Pilkada, Bolone Mase Menimbang Arah Politik Jateng

IMG-20240519-WA0002

Koordinator Bolone Mase Nasional, Kuat Hermawan Santoso sambutan dalam Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi Bolone Mase Demak di Amantis, Sabtu (18/5). Foto: Sam

ARUSUTAMA.com – Organisasi relawan Bolone Mase mengadakan acara halal bihalal dan rapat koordinasi dengan tema ‘Merajut Kekuatan Lokal Sebagai Pondasi Ketahanan Nasional’ di Hotel Amantis, Demak. Acara yang diadakan pada Sabtu (18/5) malam ini juga dihadiri oleh Koordinator Bolone Mase Nasional, Kuat Hermawan Santoso.

Kuat Hermawan dalam sambutannya mengatakan, bahwa dirinya telah keliling di seluruh provinsi di Indonesia, untuk mengadakan silaturahmi, termasuk di Jateng yang mendapatkan atensi lebih. “Konsolidasi ini adalah penjelasan ke publik bahwa salah satunya tentang Pilkada, Gubernur dan sebagainya. Kalau untuk Pilgub sendiri, Bolone Mase belum menyatakan sikap, menunggu arahan dari Mas Gibran,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya menambahkan, bahwa Bolone Mase merupakan Relawan, yang artinya tidak punya hak konstitusi apapun untuk bicara soal pilihan Bupati, karena itu posisinya ada di Partai Politik. “Tapi karena kita relawan yang terhimpun sampai tingkat yang paling kecil, kita juga punya hak suara, untuk menentukan nasib Jawa Tengah ataupun kabupaten yang ada Bolone Mase, salah satunya di kabupaten Demak ini,” terangnya.

Kuat juga mengungkapkan bahwa beberapa anggota Bolone Mase juga ada yang diminta untuk mendaftar sebagai calon bupati atau wakil bupati di beberapa kabupaten, termasuk Jepara, Rembang, Magelang, Klaten, Karanganyar, dan Cilacap. “Secara prinsip tidak ada arahan, namun melihat dari kabupaten-kabupaten lain, ada yang diminta menjadi calon bupati atau wakil bupati, kurang lebih lima sampai enam kabupaten diantaranya,” ujar Kuat.

Selain itu, Bolone Mase berencana untuk aktif dalam UMKM dan pengembangan ekonomi lokal, termasuk pembuatan angkringan. Targetnya adalah untuk menyediakan 100 gerobak angkringan khusus untuk Jawa Tengah, dengan 3 gerobak per kabupaten. “Target saya kedepan ya setiap kecamatan ada satu gerobak. Kita sambil berorganisasi, menjadi relawan juga bermanfaat untuk masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Koordinator Bolone Mase Demak, Ali Shodikin, menambahkan bahwa untuk saat ini sikap Bolone Mase Demak masih melakukan mapping dan survey siapa yang layak diusung sesuai dengan visi misi Bolone Mase. “Untuk kriteria sendiri bagaimana calon itu serius untuk memajukan kabupaten Demak, dan mengangkat potensi-potensi yang ada di kabupaten Demak sendiri, itu salah satu dasar kita,” terangnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Bolone Mase Demak, Pembina Bolone Mase Demak, serta Koordinator Kecamatan dan Koordinator Desa se-Kabupaten Demak. (Sam)