Gedung Baru Rumah BUMN Demak Jadi Motor Pengembangan 8.000 UMKM Binaan BRI

Pimpinan BRI Cabang Demak memamerkan produk unggulan di Rumah BUMN Demak yang baru, Jumat (19/12/2025). Foto: Sm
ARUSUTAMA.com – Komitmen dalam mendorong kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Demak kembali ditunjukkan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Demak melalui relaunching Rumah BUMN Demak, Jumat (19/12/2025).
Kehadiran gedung baru Rumah BUMN ini diharapkan menjadi motor penggerak UMKM lokal agar semakin inovatif dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Pimpinan BRI Cabang Demak, Fajrul Haq
, menyampaikan bahwa relaunching dilakukan seiring selesainya pembangunan gedung baru yang lebih representatif dan ramah bagi aktivitas UMKM. Rumah BUMN sebelumnya telah diluncurkan pada 2020, namun kini hadir dengan fasilitas yang lebih lengkap dan nyaman.
“Rumah BUMN ini kami hadirkan sebagai rumah belajar dan rumah tumbuh bagi UMKM Demak. Di sini, pelaku usaha bisa saling berbagi, meningkatkan kapasitas, dan mempersiapkan produknya agar siap masuk pasar yang lebih besar,” ujar Fajrul Haq.
Ia menjelaskan, Rumah BUMN Demak berperan sebagai pusat pembinaan UMKM, mulai dari peningkatan kualitas produk, penguatan kemasan, hingga pemasaran berbasis digital. Pada momentum relaunching, BRI memberikan pelatihan desain menggunakan Canva guna membantu UMKM meningkatkan daya tarik visual produk.
Menurutnya, seluruh program pembinaan di Rumah BUMN Demak diberikan secara gratis, termasuk pendampingan desain kemasan dan packaging. Langkah ini diambil agar produk UMKM memiliki nilai tambah dan mampu bersaing dengan produk sejenis dari daerah lain.
Saat ini, BRI mencatat sekitar 8.000 UMKM di Kabupaten Demak telah tergabung dalam binaan. Produk-produk yang dipajang di Rumah BUMN merupakan hasil kurasi bersama Dindagkop UKM, dengan mempertimbangkan aspek legalitas, standar kemasan, serta kesiapan pemasaran.
“Produk yang ditampilkan kami rotasi setiap dua hingga tiga bulan. Dengan sistem ini, semua UMKM binaan memiliki kesempatan yang sama untuk mempromosikan produknya,” jelasnya.
Selain pembinaan, Rumah BUMN Demak juga terintegrasi dengan layanan perbankan BRI, khususnya akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Melalui pendampingan intensif, pelaku UMKM diarahkan agar dapat mengelola pembiayaan secara sehat dan produktif, sekaligus menghindari praktik pinjaman ilegal.
“Di Rumah BUMN sudah tersedia pendamping yang siap membantu UMKM, mulai dari pengurusan NIB, akses KUR, hingga digitalisasi usaha. Kami ingin UMKM Demak tumbuh secara berkelanjutan,” imbuh Fajrul Haq.
Rumah BUMN Demak juga terbuka untuk masyarakat umum sebagai etalase produk unggulan daerah. Pengunjung dapat melihat sekaligus membeli produk UMKM secara langsung, sehingga turut membantu perputaran ekonomi pelaku usaha lokal.
BRI berharap, melalui relaunching ini–Rumah BUMN Demak bisa menjadi pusat pengembangan UMKM yang mampu melahirkan pelaku usaha tangguh, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Kabupaten Demak. (Sm)
