98 Peserta Lulus Tes Bahasa Jepang, Peluang Magang ke Jepang Terbuka Lebar

Suasana pelaksanaan tes Bahasa Jepang program magang ke Jepang di Pendopo Satya Bhakti Praja, Demak, yang diikuti ratusan peserta dari Kabupaten Demak dan daerah lain. Foto: ist.
ARUSUTAMA.com – Sebanyak 98 peserta seleksi program magang ke Jepang dinyatakan lulus setelah mengikuti tes Bahasa Jepang yang digelar di Pendopo Satya Bhakti Praja, Demak. Ujian berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Februari 2026, dengan pelaksanaan yang tertib dan lancar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan (Penta Lattas) Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Demak, Wahyu Agus Suroso, menjelaskan bahwa sebanyak 125 peserta terdaftar mengikuti ujian Bahasa Jepang, termasuk satu peserta tambahan dari seleksi Kabupaten Ponorogo.
“Namun dalam pelaksanaannya, dua peserta batal mengikuti tes. Satu peserta mengalami kecelakaan lalu lintas dan akan diikutkan pada tes tahap berikutnya, sedangkan satu peserta tidak hadir tanpa keterangan,” ujar Wahyu saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2026).
Berdasarkan daftar hadir, sebanyak 124 peserta mengikuti ujian. Dari jumlah tersebut, 98 peserta dinyatakan lulus, sementara 26 peserta lainnya harus mengikuti remidi tes Bahasa Jepang.
“Adapun yang telah lolos tes sebanyak 98 peserta, sedangkan 26 peserta telah melakukan remidi tes bahasa. Hasilnya akan diumumkan satu minggu kemudian,” jelasnya.
Wahyu juga berpesan agar seluruh peserta tetap menjaga semangat dan fokus dalam menjalani setiap tahapan seleksi berikutnya.
“Manfaatkan kesempatan ini dengan maksimal. Tetap tenang, percaya diri, dan tunjukkan hasil belajar yang sudah dipersiapkan selama ini,” pesannya.
Sementara itu, penguji dari IM Jepang, Teguh Adriansyah, menerangkan bahwa pada hari pertama peserta mengikuti tes tertulis yang mencakup tiga materi utama, yakni Hiragana dan Katakana, Mojigoi, serta Bunpou Dokkai.
Selama pelaksanaan, panitia memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Program magang ke Jepang ini diharapkan mampu membuka peluang kerja internasional sekaligus meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja asal Kabupaten Demak. (Sm)
