Abdul Kholik Dukung Harokah Center, Gedung IKA-PMII Demak Digadang Jadi Terbesar di Jateng

Konsolidasi IKA-PMII Demak bersama DPD RI Abdul Kholik

Konsolidasi PC IKA-PMII Demak bersama Anggota DPD RI Abdul Kholik berlangsung hangat di Reinz Kafe Demak. Selain membahas persoalan pembangunan dan rob, kegiatan ini juga memperkuat dukungan pembangunan Gedung Harokah Center. Foto: Sam

ARUSUTAMA.com – Konsolidasi PC IKA-PMII Kabupaten Demak yang dirangkai dengan Sosialisasi MPR RI berlangsung hangat dan penuh antusias di Reinz Kafe Demak, Minggu (3/5/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Anggota DPD RI Jawa Tengah, Abdul Kholik, yang dikenal aktif menyuarakan isu-isu kerakyatan.

Kedatangan Abdul Kholik disambut antusias oleh para peserta yang mayoritas merupakan alumni PMII dari berbagai kecamatan di Kabupaten Demak. Dalam kesempatan itu, ia mengaku kagum dengan semangat gotong royong PC IKA-PMII Demak yang tengah membangun Gedung Harokah Center sebagai pusat kegiatan organisasi dan kemasyarakatan.

Menurutnya, rencana pembangunan gedung tiga lantai tersebut merupakan langkah besar dan patut diapresiasi, terlebih pembiayaannya dilakukan secara swadaya melalui donasi para alumni PMII dan berbagai pihak.

“Kalau gedung ini jadi, bisa jadi Gedung IKA-PMII terbesar se-Jawa Tengah,” ujar Abdul Kholik disambut tepuk tangan peserta.

Melihat keseriusan para alumni PMII Demak, Abdul Kholik juga mengaku terpanggil untuk ikut memberikan donasi bagi proses pembangunan Harokah Center.

Dalam sesi sosialisasi dan diskusi, Abdul Kholik menyoroti tantangan pembangunan di Jawa Tengah yang dinilai semakin kompleks akibat pertumbuhan penduduk yang tidak sebanding dengan kemampuan fiskal pemerintah daerah.

Ia menyebut jumlah penduduk Jawa Tengah saat ini mencapai sekitar 38 juta jiwa dan diprediksi meningkat menjadi 42 juta jiwa pada tahun 2045. Kondisi tersebut, kata dia, berdampak langsung terhadap kebutuhan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

“Untuk memenuhi kebutuhan pembangunan tahun 2025 dibutuhkan anggaran sekitar Rp50 triliun, sementara APBD Jawa Tengah baru sekitar Rp25 triliun. Belum lagi kalau inflasi,” ungkap Wakil Ketua Komite I DPD RI tersebut.

Abdul Kholik juga menyinggung persoalan banjir rob di Kabupaten Demak yang menurutnya hingga kini masih sulit ditangani dan cenderung semakin kompleks dari tahun ke tahun.

Selain itu, ia menyoroti hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2027 yang menunjukkan tingginya kebutuhan pembangunan di Jawa Tengah. Berdasarkan data yang masuk, total usulan program mencapai sekitar Rp37,8 triliun, sedangkan kemampuan APBD Jawa Tengah hanya berada di angka Rp23,7 triliun.

“Ini menunjukkan ada gap antara kebutuhan pembangunan dan kemampuan fiskal daerah. Setiap tahun kekurangannya bisa sekitar Rp14 triliun,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PC IKA-PMII Demak, Hasan Hamid, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Abdul Kholik dalam kegiatan tersebut.

Hasan menjelaskan bahwa saat ini PC IKA-PMII Demak melalui Yayasan Harokah Ahlussunah Waljamaah (Yahana) tengah fokus membangun Gedung Harokah Center yang berlokasi di Perumahan Arrohman Residence, Kelurahan Mangunjiwan, Kecamatan Demak.

Menurutnya, pembangunan gedung tiga lantai tersebut membutuhkan biaya besar, yakni sekitar Rp1 miliar untuk setiap lantai.

“Kalau tiga lantai berarti membutuhkan sekitar Rp3 miliar. Dengan partisipasi semua stakeholder dan kesolidan para alumni, insyaallah gedung itu akan terwujud,” katanya.

Usai kegiatan konsolidasi dan sarasehan di Reinz Kafe, Abdul Kholik bersama jajaran pengurus IKA-PMII Demak langsung meninjau lokasi pembangunan Gedung Harokah Center di Jalan Perumahan Arrohman Residence RT 02 RW 08, Kelurahan Mangunjiwan, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak. (Sm)