Kepengurusan Baru PSSI Demak Dimulai, Haris Ajak Semua Pihak Bersatu

PSSI Demak Haris Kurniawan

Haris Kurniawan berjabat tangan bersama Ketua KONI Demak saat agenda Konsolidasi PSSI Kabupaten Demak di RM Kalijaga, Sabtu (10/5/2026). Kepengurusan baru PSSI Demak diharapkan mampu membawa pembinaan sepak bola lokal semakin berkembang dan berprestasi. Foto: Sam

ARUSUTAMA.com – PSSI Kabupaten Demak memasuki babak baru setelah Haris Kurniawan resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Kabupaten Demak oleh PSSI Provinsi Jawa Tengah.

Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor: SKEP/12.AK/PSSI-JTG/V/2026 yang ditetapkan di Semarang pada 5 Mei 2026 oleh Plt Ketua PSSI Jawa Tengah, Ahmad Riyadh.

Momentum awal kepemimpinan baru itu ditandai dengan kegiatan Konsolidasi PSSI Kabupaten Demak 2026 bertema “Berbenah Berprestasi Menuju Prestasi Tertinggi” yang digelar di RM Kalijaga, Sabtu (10/5/2026).

Dalam sambutannya, Haris menegaskan komitmennya untuk membenahi organisasi sekaligus meningkatkan prestasi sepak bola Demak melalui pembinaan berjenjang.

“Saya menerima amanah ini untuk menjalankan roda organisasi sampai nantinya terbentuk kepengurusan definitif sesuai statuta PSSI,” kata Haris.

Menurutnya, langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat struktur organisasi dan melakukan konsolidasi internal agar program pembinaan berjalan maksimal.

Ia mengakui tugas yang diemban tidak ringan karena PSSI Demak dalam waktu dekat harus menghadapi sejumlah agenda penting, termasuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

“Demak sudah lolos Porprov dan tahun ini menjadi salah satu peserta. Jadi persiapan tim harus benar-benar matang,” ujarnya.

Selain sepak bola lapangan, Haris juga menaruh perhatian terhadap pengembangan futsal yang dinilai memiliki potensi besar di Kabupaten Demak.

Namun demikian, fokus utama kepengurusannya tetap diarahkan pada pembinaan usia muda. Ia menyebut PSSI pusat mendorong seluruh daerah memperkuat kompetisi dan pembinaan kelompok usia.

“Ke depan pembinaan usia muda akan diperbanyak mulai U-13, U-15, U-17, U-19 hingga U-21. Ini menjadi prioritas agar lahir pemain-pemain asli Demak,” tegasnya.

Terkait sepak bola putri, Haris menyebut pengembangannya masih membutuhkan proses karena belum terlalu populer di Demak. Meski demikian, pihaknya membuka peluang pembentukan ekosistem sepak bola putri di masa mendatang.

“Kita ingin nanti ada tokoh-tokoh yang fokus membina sepak bola putri, tapi untuk sekarang prioritas masih di putra dan futsal,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KONI Demak, Suryo Hadi Wibowo, meminta kepengurusan baru PSSI Demak segera bergerak cepat melakukan pembenahan dan persiapan atlet.

Menurutnya, prestasi olahraga tidak bisa diraih secara instan sehingga dibutuhkan pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan.

“Olahraga harus dipersiapkan dalam jangka panjang. Karena itu kami berharap pengurus baru segera berkonsolidasi dan menyusun program pembinaan yang jelas,” ujarnya.

Suryo juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sponsor dan perusahaan, guna mendukung keberlangsungan kompetisi dan pembinaan olahraga di Demak.

Dengan kepemimpinan baru ini, PSSI Demak diharapkan mampu menghadirkan kompetisi yang lebih aktif, pembinaan yang terarah, serta melahirkan talenta-talenta muda yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. (Sam)