Bupati Demak Percepat Pemulihan Pascabanjir di Trimulyo, 12 Rumah Warga Mulai Dibangun

Bupati Demak salurkan bantuan korban banjir

Bupati Demak Eisti'anah bersama jajaran Pemkab dan BAZNAS Demak menyerahkan bantuan pembangunan rumah, logistik, dan santunan kepada warga terdampak banjir di Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, sebagai upaya percepatan pemulihan pascabencana. Foto: ist.

ARUSUTAMA.com – Bupati Demak, Eisti’anah, terus mempercepat penanganan pascabencana banjir di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur. Bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Demak dan sejumlah instansi terkait, pemerintah daerah menyalurkan berbagai bantuan bagi warga terdampak pada Rabu (08/04/2026).

Penanganan tidak hanya difokuskan pada bantuan darurat, namun juga pemulihan jangka panjang bagi masyarakat yang rumahnya rusak berat hingga hanyut akibat banjir.

Sebanyak 12 keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan stimulan awal pembangunan rumah. Bantuan tersebut berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jateng sebesar Rp600 juta dan tambahan Rp60 juta dari BAZNAS Demak.

Masing-masing keluarga menerima bantuan sebesar Rp5 juta untuk pembangunan fondasi rumah. Selanjutnya, proses pembangunan hunian akan dilanjutkan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) Kabupaten Demak menggunakan teknologi Rumah Unggul Sistem Panel Instan (RUSPIN).

Bupati Eisti’anah mengatakan pemerintah daerah bergerak cepat agar warga terdampak dapat segera kembali menempati rumah yang layak.

“Kami sudah melakukan inventarisasi rumah terdampak, baik yang hanyut maupun rusak berat. Harapannya pembangunan bisa selesai sekitar satu minggu sehingga warga segera bisa kembali tinggal dengan nyaman,” ujarnya.

Selain pembangunan rumah, pemerintah juga menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada warga terdampak. Sebanyak 160 paket sembako bantuan dari Wakil Presiden Republik Indonesia dibagikan kepada masyarakat di lokasi terdampak banjir.

Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Demak turut memberikan layanan kesehatan darurat serta makanan tambahan bergizi bagi balita dan lansia.

Sementara itu, BAZNAS Demak juga menyerahkan bantuan logistik tambahan serta santunan duka cita sebesar Rp10 juta kepada keluarga korban meninggal dunia akibat banjir.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eisti’anah juga meminta pendataan terhadap anak-anak yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat banjir agar bantuan dapat segera diberikan.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga memastikan kemudahan pengurusan dokumen kependudukan dan surat penting milik warga yang hilang maupun rusak akibat bencana.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan berbagai pihak, proses pemulihan di Desa Trimulyo diharapkan berjalan lebih cepat sehingga masyarakat dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti semula.