Begini Upaya Tanggap Darurat Bupati Demak dalam Mengatasi Banjir

IMG-20240319-WA0058

Bupati Demak Eisti'anah tinjau langsung ke lokasi banjir di wilayah demak kota, Selasa (19/3). Foto: Arusutama

ARUSUTAMA.com – Dalam menghadapi banjir yang melanda, Bupati Demak, Eisti’anah, mengumumkan langkah-langkah tanggap darurat. “Sehingga ini yang menjadi kita susah untuk menyedot,” ujar Eisti’anah mengenai kesulitan yang dihadapi dalam penanganan air banjir. Pemda Demak telah memobilisasi enam pompa kecil di daerah Singorejo dan berencana menambah satu mesin pompa besar dari BBWS untuk mengatasi masalah ini.

Meski menghadapi kendala teknis, Bupati tetap optimis, “InsyaAllah minta doanya biar hari ini bisa menyedot air yang ada di Demak kota,” harapnya.

Prioritas utama adalah evakuasi warga, dengan Wisma Halim dijadikan pusat penampungan sementara. “Kita nanti support para pengungsi dari dapur umum tersebut,” tambahnya, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung warga terdampak.

Pemerintahan daerah juga telah menerapkan work from home (WFH) bagi pegawai perkantoran yang terendam. “Tetap ada pelayanan tapi kita WFH kan dulu,” jelas Eisti’anah, menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Dalam mencari solusi jangka panjang, Bupati menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur. “Untuk masalah perbaikan kita ini sedang mencari solusi kedepannya biar tidak terjadi seperti ini lagi,” ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa koordinasi dengan Pangdam telah menghasilkan bantuan tenaga dari Kodam untuk menutup tanggul di dukuh Bugel, Grobogan. “Alhamdulillah sudah diturunkan insyaallah hari ini sudah mulai nutup,” ucap Eisti’anah.

Dengan penurunan debit air, diharapkan proses penutupan tanggul akan menjadi lebih mudah. “Insyaallah dengan adanya debit yang berkurang proses penutupan tanggul ini juga semakin lebih mudah,” tutup Bupati, menandakan harapan akan pemulihan kondisi di Demak kota. (Sam)