Polres Demak Serius Tertibkan Jalan Raya, 50 Pengendara Ditilang di Hari Awal Razia

Razia kendaraan bermotor polres Demak

Anggota Satlantas memeriksa kelengkapan kendaraan pengendara dalam Operasi Zebra Candi 2025 di Demak, Selasa (18/11/2025). Foto: Sm

ARUSUTAMA.com – Penindakan tegas mewarnai hari pertama pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2025 di Kabupaten Demak. Satuan Lalu Lintas Polres Demak mencatat sebanyak 50 pengendara langsung diberikan sanksi tilang akibat berbagai pelanggaran lalu lintas. Data ini disampaikan Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional (KBO) Satlantas Polres Demak, Iptu Djoko Prayitno, Selasa (18/11/2025).

Dalam operasi tahun ini, Polres Demak mengutamakan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebagai mekanisme utama penilangan. Meski demikian, tilang manual tetap diberlakukan untuk pelanggaran yang tidak dapat ditindak melalui ETLE, seperti penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, balap liar, serta pengendara yang melawan arus.

“Dari total 73 pelanggaran yang terjaring, sebanyak 50 pelanggar kami berikan sanksi tilang, baik melalui ETLE maupun penindakan langsung,” jelas Iptu Djoko.

Sementara itu, 23 pelanggar lainnya hanya diberikan teguran karena dinilai masih bisa dilakukan pembinaan di lokasi.

Operasi Zebra Candi 2025 ini menyasar sejumlah pelanggaran prioritas, termasuk pengendara yang tidak mengenakan helm SNI, pelanggaran marka dan rambu, berkendara di bawah umur, penggunaan ponsel saat berkendara, hingga kendaraan yang membawa muatan berlebih.

Iptu Djoko menegaskan bahwa penindakan melalui tilang bukan bertujuan untuk menghukum masyarakat, melainkan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

“Penindakan bukan untuk mencari kesalahan masyarakat. Kami ingin mengingatkan bahwa keselamatan adalah prioritas bersama,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk melengkapi dokumen kendaraan, mematuhi aturan, serta mengutamakan keselamatan berkendara.

“Kami berharap selama 14 hari pelaksanaan operasi, kesadaran masyarakat meningkat dan angka kecelakaan dapat ditekan,” pungkasnya. (Sm)