Jasad Pria Asal Batang Ditemukan Mengapung di Perairan Sayung

Petugas BPBD bersama Polsek Mijen mengevakuasi pohon akasia yang tumbang dan menimpa truk kontainer di Desa Ngelo Wetan, Kecamatan Mijen, Demak, Senin (26/1/2026). Foto: Sm
ARUSUTAMA.com – Warga Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, digemparkan dengan penemuan sesosok jasad pria yang mengapung di perairan pantai, tepatnya di Dukuh Bogorame, Minggu (25/1/2026).
Laporan penemuan mayat tersebut diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Demak pada pukul 11.38 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BPBD Demak bersama unsur terkait segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Demak, Suprapto, mengatakan bahwa proses evakuasi dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, tim langsung bergerak ke tempat kejadian untuk melakukan penanganan dan evakuasi korban,” ujar Suprapto saat dikonfirmasi, Senin (26/1/2026).
Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengapung dan tersangkut di bangunan hybrid engineering yang berada di tengah perairan pantai Timbulsloko. Setelah berhasil dievakuasi, jasad langsung dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga Demak oleh Tim PSC 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Demak.
Korban diketahui bernama Sugiarto (54), laki-laki, warga Dukuh Kadilangu, Kelurahan Kauman, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang. Hingga kini, penyebab meninggalnya korban masih belum diketahui dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Suprapto menambahkan, evakuasi melibatkan berbagai unsur lintas instansi.
“Evakuasi dilakukan dengan melibatkan BPBD, TNI-Polri, tenaga kesehatan, relawan kebencanaan, perangkat desa, serta warga sekitar,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Demak mengerahkan satu unit mobil rescue, satu unit perahu fiber lengkap dengan mesin, serta peralatan pendukung lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan evakuasi berjalan aman dan lancar.
BPBD Kabupaten Demak mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor apabila menemukan kejadian darurat di wilayah pesisir maupun daerah rawan lainnya. (Sm)
