Empati Polisi di Jalan Raya, Satlantas Polres Demak Jenguk Korban Laka Lantas

Kasat Lantas Polres Demak AKP Thoriq Aziz menyerahkan bingkisan sebagai bentuk empati saat menjenguk korban kecelakaan lalu lintas yang dirawat di RSUD Sunan Kalijaga Demak. Foto: Sm
ARUSUTAMA.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Demak menunjukkan kepedulian dan empati terhadap korban kecelakaan lalu lintas dengan menjenguk Eko Miranti (43), warga Desa Karangrejo, Kecamatan Wonosalam, dan Lilik Murniyati (24) Warga Desa Betahwalang, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, yang tengah menjalani perawatan di RSUD Sunan Kalijaga Demak.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Demak, AKP Thoriq Aziz. Kehadiran jajaran Satlantas ini sebagai bentuk perhatian kepolisian kepada masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan di wilayah hukum Polres Demak.
AKP Thoriq Aziz menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian dan empati Satlantas Polres Demak kepada korban kecelakaan lalu lintas. Selain memberikan dukungan moril, pihaknya juga mendoakan agar korban segera diberikan kesembuhan.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan moril serta mendoakan agar korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” ujar AKP Thoriq, Jumat (6/2/2026).
Dalam kesempatan itu, petugas Satlantas juga memberikan motivasi serta edukasi kepada korban dan keluarga terkait pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Candi 2026 yang dilaksanakan mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
AKP Thoriq menjelaskan, salah satu kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Umum Desa Karangrejo, Kecamatan Wonosalam, tepatnya di KM 21.900 jalur Semarang–Kudus. Insiden bermula saat korban mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox bernomor polisi H 6061 XN dari arah Kudus menuju Semarang.
Saat melaju di lajur kiri, korban berpindah ke lajur kanan tanpa memperhatikan kondisi lalu lintas di belakangnya. Akibatnya, sepeda motor Honda CB 150R bernomor polisi H 6318 QE yang dikendarai Mardopo Tri Utomo (24), warga Desa Sedo, Kecamatan Demak, menabrak korban dari arah belakang.
“Korban berpindah jalur tanpa memastikan kondisi aman sehingga menyebabkan terjadinya tabrakan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan harus menjalani perawatan intensif,” jelasnya.
Suami korban, Muamar Khadafi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Satlantas Polres Demak. Ia mengaku terharu dengan kehadiran langsung jajaran kepolisian yang memberikan dukungan moril kepada keluarganya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Satlantas Polres Demak yang sudah menjenguk dan memberikan perhatian kepada istri saya. Semoga istri saya (Lilik) segera diberikan kesembuhan,” kata Muamar Khadafi.
Lebih lanjut, AKP Thoriq menambahkan bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 menyasar berbagai pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, seperti tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, berkendara di bawah umur, serta melanggar batas kecepatan.
“Melalui operasi ini, kami berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Demak dapat ditekan,” pungkasnya. (Sam)
