Sosialisasi Empat Pilar, Nusron Wahid Ajak Santri Miliki Jiwa Nasionalisme

IMG-20220922-WA0263

DEMAK – Anggota DPR RI Komisi VI Nusron Wahid mengajak seluruh santri Pondok Pesantren Hidayatul Qur’an, Sayung, Demak untuk menanamkan jiwa nasionalme dan Cinta Tanah Air dalam sanubarinya.
Hal itu disampaikan Nusron Wahid saat mengisi sosialisai empat pilar yang diselenggarakan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di ponpes tersebut, kemarin.
Kegiatan dimaksudkan untuk menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai semangat empat pilar yaitu Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945 pada para santri dan masyarakat sekitar lingkungan Pesantren Hidayatul Qur’an.
Nusron mengatakan, sosialisasi demikian penting karena menyangkut ideologi bangsa Indonesia, terutama untuk penguatan di kalangan pesantren.
“Melalui kegiatan empat Pilar ini dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dan sikap patriotisme terhadap negara,” katanya.
Dia pun mengajak para santri, ustadz-ustadzah dan masyarakat ikut peduli dan mengembangkan nilai-nilai Pancasila, agar tidak Kepaten Obor.
“Boleh dibilang sosialisasi empat pilar ini bertujuan untuk membumikan Pancasila di kalangan pesantren,” terangnya.
Dijelaskan Nusron Wahid, Pancasila tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam.
Ideologi Pancasila dan Islam tidak bertentangan karena memiliki nilai-nilai yang sama. Dulu yang merumuskan Pancasila selain para tokoh bangsa juga para ulama.
“Para ulama mengkaji ideologi Pancasila ini tidak menyimpang. Justru Pancasila mengadopsi nilai-nilai dalam ajaran agama Islam. Jadi Pancasila dan Islam tidak bertetangan,” jelas Nusron Wahid
Kegiatan sosialisasi empat pilar ini diikuti oleh para santri, guru dan masyarakat sekitar lingkungan Pondok Pesantren Hidayatul Qur’an. Pengasuh Ponpes Hidayatul Qur’an, Hj Siti maesroh AH menyampaikan acara sosialisasi tersebut sangat penting bagi para santri yang akan merupakan generasi penerus bangsa. “Dan, tentu kegiatan ini memiliki nilai esensial yang penting bagi keberlangsungan ideologi Pancasila,” katanya. (Sam)