Demak Menuju Smart City dan Keterbukaan Informasi Publik, Ini Langkah Konkretnya

DSC_7579-1024x683

Penyerahan Penghargaan keterbukaan informasi publik tingkat Jawa Tengah kategori kabupaten informatif untuk Pemkab demak, diterimakan dari Bupati demak kepada kepala Dinkominfo selaku ketua PPID demak. Foto: Ist.

Demak, arusutama.com – Pemerintah Kabupaten Demak menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan smart city dan keterbukaan informasi publik di wilayahnya. Hal ini ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama oleh Bupati Demak Eisti’anah, Sekretaris Daerah Ahmad Sugiharto, para pimpinan perangkat daerah, camat, dan kepala bagian setda. Acara penandatanganan komitmen bersama ini digelar di Grhadika Bina Praja, Senin (05/02/2024).

Smart city adalah konsep pengembangan kota yang mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kualitas, efisiensi, dan efektivitas pelayanan publik. Selain itu, smart city juga bertujuan untuk mendorong partisipasi dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

Salah satu indikator smart city adalah keterbukaan informasi publik, yaitu ketersediaan dan aksesibilitas informasi yang berkaitan dengan kepentingan publik secara mudah, cepat, dan murah. Keterbukaan informasi publik diharapkan dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan responsivitas pemerintah terhadap aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Eisti’anah mengapresiasi langkah para pimpinan perangkat daerah yang telah menandatangani komitmen bersama tersebut. Ia berharap, komitmen ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan menjadi awal dari perubahan sikap dan perilaku dalam memberikan pelayanan publik.

“Saya harap kita semua bisa memanfaatkan potensi dan peluang yang ada untuk mewujudkan smart city di Kabupaten Demak. Saya juga mengajak kita semua untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam menciptakan program dan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Bupati.

Bupati Eisti’anah juga menekankan pentingnya mengoptimalkan Computer Security Incident Response Team (CSIRT) atau tim penanggulangan insiden siber Kabupaten Demak. Ia meminta agar anggota tim TIK perangkat daerah mendapatkan pembekalan yang memadai untuk mengantisipasi dan menangani berbagai ancaman siber yang dapat mengganggu sistem informasi pemerintah.

Sementara itu, Sekda Demak Ahmad Sugiharto menyampaikan, smart city bukan hanya soal teknologi, melainkan juga soal tata kelola dan budaya. Ia mengatakan, smart city harus didukung oleh smart governance dan smart people, yaitu pemerintah yang cerdas, profesional, dan inklusif, serta masyarakat yang cerdas, kreatif, dan partisipatif.

“Smart city bukan hanya sistem, melainkan juga solusi. Solusi yang dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, saya mengingatkan kita semua untuk tidak hanya fokus pada teknologi, melainkan juga pada manfaat dan nilai yang dapat dihasilkan dari smart city,” ujar Sekda.

Sekda Demak juga mengapresiasi prestasi yang telah diraih oleh Kabupaten Demak dalam bidang smart city dan keterbukaan informasi publik. Ia menyebutkan, Kabupaten Demak telah beberapa kali mendapatkan penghargaan di tingkat provinsi maupun nasional. Namun, ia juga mengingatkan agar tidak terlena dan tetap meningkatkan kinerja dan pelayanan.

Pada acara tersebut, juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada beberapa instansi dan desa yang telah berprestasi dalam keterbukaan informasi publik. Penghargaan tersebut antara lain adalah:

  • Keterbukaan Informasi Publik Award tingkat Provinsi Jawa Tengah dengan kategori informatif untuk Pemerintah Kabupaten Demak dan Desa Mutihkulon Kecamatan Wedung.
  • Keterbukaan Informasi Publik Award tingkat Provinsi Jawa Tengah dengan kategori menuju informatif untuk RSUD Sunan Kalijaga, KPU Demak, dan Bawaslu Demak.
  • PPID Award Desa dengan kategori informatif untuk Desa Mutihkulon Wedung, Desa Sumberejo Mranggen, dan Desa Tlogoweru Guntur.
  • PPID Award Desa dengan kategori menuju informatif untuk Desa Turirejo Demak, Desa Tambirejo Gajah, dan Desa Cangkringrembang Karanganyar. (Sam)