Bupati Demak Apresiasi Pelatihan Pemasaran Digital untuk UMKM di Mranggen

IMG-20240206-WA0070

Bupati Demak Eisti'anah saat membuka pelatihan UMKM tentang pemasaran digital menuju sukses berwirausaha di Pendopo Mranggen. Foto: Ist.

ARUSUTAMA.COM – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, mendapatkan pelatihan tentang pemasaran digital menuju sukses berwirausaha. Pelatihan ini diselenggarakan di Pendopo Kecamatan Mranggen, Selasa (6/2/2024).

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas UMKM di Kecamatan Mranggen, yang merupakan tulang punggung perekonomian lokal. UMKM tidak hanya memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan masyarakat, namun juga menciptakan lapangan pekerjaan.

Bupati Demak, Eisti’anah, yang hadir sebagai pembuka dalam acara tersebut, mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan ini. Ia mengatakan bahwa pemasaran digital adalah salah satu strategi yang penting untuk mengembangkan usaha di era modern saat ini.

“Dunia digital telah mendominasi hampir di semua aktivitas. Maka, saya berharap pelaku UMKM dapat beradaptasi dengan kondisi yang ada, sehingga bisa tetap survive dan maju,” ujar Eisti’anah.

Ia juga menyarankan para pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital, seperti platform media sosial, untuk mempromosikan produk atau layanan mereka. Selain itu, ia juga mengajak para UMKM untuk terus berinovasi mencari ide-ide kreatif untuk kemasan produk yang dimiliki.

“Kreativitas adalah salah satu kunci kesuksesan dalam bisnis. Jangan takut untuk mencoba hal-hal baru dan berbeda dari yang lain,” pesan Eisti’anah.

Eisti’anah berharap para pelaku UMKM dapat memperoleh pemahaman yang mendalam tentang manajemen usaha, pemasaran produk, serta teknologi yang mendukung UMKM. Ia juga berharap UMKM di Kecamatan Mranggen, dan Kabupaten Demak pada umumnya, dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Mari kita terus bersinergi dan berkolaborasi mengurangi angka pengangguran dengan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal,” tutup Eisti’anah. (Sam)