Meriah! Kapolres Cup Demak 2026 Jadi Turnamen Free Fire Terbesar di Jateng

Kapolres Demak Cup Free Fire

Ribuan peserta dan panitia berfoto bersama usai pembukaan Turnamen Free Fire Kapolres Cup Demak 2026 di Wisma Halim, menandai antusiasme tinggi pelajar dalam ajang e-sport di kabupaten Demak. Foto: Sam

ARUSUTAMA.com – Gelaran Turnamen E-Sport Free Fire Kapolres Cup Demak 2026 berlangsung meriah dan menyedot perhatian ribuan pelajar. Kegiatan yang digelar di Wisma Halim Demak, Jumat (1/5/2026), ini disebut-sebut sebagai salah satu turnamen Kapolres Cup terbesar di Jawa Tengah.

Pembukaan turnamen dilakukan langsung oleh Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, dengan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya kompetisi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa e-sport kini menjadi bagian dari perkembangan zaman yang tidak bisa diabaikan.

“E-sport sudah mendunia. Di Demak memang masih merintis, tetapi antusiasme adik-adik luar biasa. Ini menjadi wadah positif untuk menyalurkan bakat sekaligus membangun persaudaraan,” ujarnya.

Turnamen ini diikuti lebih dari 160 tim dengan total peserta mencapai lebih dari 1.000 orang. Sistem pertandingan menggunakan format battle royale, dengan babak kualifikasi digelar pada hari pertama dan dilanjutkan semifinal hingga final pada hari kedua.

Ketua E-Sport Indonesia (ESI) Kabupaten Demak, Abdul Khalim, menyebutkan bahwa turnamen ini merupakan yang pertama kali digelar secara resmi untuk cabang Free Fire di Demak.

“Ini yang terbesar untuk kategori Kapolres Cup, bahkan diakui oleh pengurus ESI provinsi sebagai yang paling meriah di Jawa Tengah,” ungkapnya.

Menurutnya, turnamen ini secara khusus menyasar pelajar tingkat SLTP dan SLTA sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet e-sport sejak dini. Selain Free Fire, ke depan ESI Demak juga berencana menggelar turnamen untuk cabang lain seperti PUBG dan e-football.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari berbagai pihak. Ketua KONI Demak, Suryo Hadi Wibowo, mengingatkan pentingnya sportivitas dan persatuan di kalangan generasi muda.

Sementara itu, Bupati Demak melalui Agus Musyafak menilai turnamen ini sebagai langkah nyata dalam menyediakan ruang positif bagi pelajar untuk berkembang di era digital.

“Di dalam e-sport, para peserta belajar strategi, komunikasi, kepemimpinan, hingga pengambilan keputusan secara cepat dan tepat,” jelasnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Bidang Pembinaan Atlet dan Prestasi ESI Jawa Tengah, Edi Siswanto. Ia berharap turnamen ini menjadi awal lahirnya atlet-atlet e-sport berprestasi yang mampu bersaing hingga level nasional dan internasional.

Selain kompetisi, kegiatan ini juga diwarnai dengan pembacaan deklarasi kamtibmas oleh seluruh peserta, sebagai komitmen menjaga keamanan dan ketertiban, serta menolak berbagai bentuk kejahatan digital dan sosial.

Turnamen Free Fire Kapolres Cup Demak 2026 memperebutkan total hadiah Rp10 juta, dengan rincian juara pertama Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, dan juara ketiga Rp2 juta, serta piala dan sertifikat bagi para pemenang. (Sam)