POPDA Demak 2026 Digelar, 1.082 Atlet Muda Siap Unjuk Gigi di Tujuh Cabor

Poster resmi POPDA Kabupaten Demak 2026 yang akan digelar pada 4–8 Mei 2026, menampilkan maskot burung hantu sebagai simbol semangat dan sportivitas atlet pelajar. Foto: ist.
ARUSUTAMA.com – Ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Demak tahun 2026 siap digelar pada 4 hingga 8 Mei mendatang. Sebanyak 1.082 atlet pelajar dari berbagai jenjang pendidikan akan ambil bagian dalam kompetisi bergengsi tingkat daerah tersebut.
Para peserta berasal dari tingkat SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA. Mereka akan berlaga dalam tujuh cabang olahraga, yakni atletik, bulu tangkis, renang (akuatik), pencak silat, senam, sepak takraw, dan tenis meja.
Kepala Bidang Pembinaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Demak, Nurwahyudin, menegaskan bahwa POPDA merupakan bagian penting dalam sistem pembinaan atlet usia dini di daerah.
“POPDA ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan potensi dan mengukur kemampuan mereka di bidang olahraga,” ujar Nurwahyudin, Kamis (30/4/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan pertandingan akan tersebar di sejumlah lokasi. Cabang atletik digelar di Stadion Sultan Fatah dan lapangan Balai Latihan Kerja (BLK). Bulu tangkis di GOR Mangunjiwan, sementara pencak silat dan sepak takraw berlangsung di GOR Kalijaga. Untuk cabang renang dipusatkan di Kolam Renang Polaris, sedangkan tenis meja dan senam dilaksanakan di Gedung Serbaguna SKB.
Lebih lanjut, Nurwahyudin menyebut bahwa POPDA juga menjadi ajang penjaringan atlet berprestasi untuk melangkah ke level berikutnya.
“Melalui ajang ini, kami berharap muncul atlet-atlet potensial yang dapat mewakili Kabupaten Demak di tingkat provinsi hingga nasional,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. “Kami berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan jujur, disiplin, dan menjunjung tinggi fair play,” tambahnya.
POPDA Demak 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum pembinaan karakter bagi pelajar melalui olahraga. Pemerintah daerah pun menaruh harapan besar agar kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi sekaligus berkarakter kuat.
