Air Bersih Jadi Prioritas, Polres Demak Bangun Sumur Bor di Wilayah Pascabanjir

Polres Demak bantu sumur bor

Petugas bersama warga melakukan pengeboran sumur di Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Demak, Selasa (28/4/2026). Pembangunan ini diinisiasi Polres Demak untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak banjir. Foto: Sm

ARUSUTAMA.com – Kepolisian Resor (Polres) Demak, Jawa Tengah, membangun sumur bor guna membantu pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga Dukuh Solondoko, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur. Bantuan ini diberikan menyusul terbatasnya akses air bersih dari program Pamsimas, terutama setelah wilayah tersebut terdampak banjir.

Pembangunan sumur bor tersebut ditandai dengan doa bersama dan tasyakuran yang digelar di Masjid Jami’ Baitur Rohim, Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini dihadiri Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra beserta jajaran, perwakilan PT Saprotan Utama, Forkopimcam Guntur, Kepala Desa Trimulyo, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perwakilan mahasiswa.

Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan, Dukuh Solondoko merupakan salah satu wilayah yang terdampak banjir, dengan jumlah warga mencapai 118 kepala keluarga atau sekitar 432 jiwa. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar pascabencana.

“Air bersih merupakan kebutuhan utama yang harus segera dipenuhi, karena berkaitan langsung dengan kesehatan, sanitasi, dan aktivitas sehari-hari masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan.

“Kami ingin memastikan Polri hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab moral sebagai pelayan masyarakat,” kata dia.

Menurutnya, pembangunan sumur bor ini juga menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana. Selain menghadirkan fasilitas fisik, program tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian lintas sektor.

AKBP Samel turut menyampaikan apresiasi kepada PT Saprotan Utama atas dukungan dalam pembangunan sumur bor tersebut. Ia berharap sinergi antara kepolisian dan pihak swasta dapat terus terjalin untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“Semoga seluruh proses pembangunan berjalan lancar dan hasilnya dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh warga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Trimulyo, Supawi, mengungkapkan bahwa keterbatasan sarana air bersih selama ini menjadi persoalan mendasar di desanya. Saat ini, hanya terdapat satu fasilitas Pamsimas yang melayani empat dukuh, sehingga belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan warga.

“Khususnya di Dukuh Solondoko, tidak semua warga memiliki akses air bersih, sehingga harus mencari alternatif lain yang tidak selalu mudah,” katanya.

Ia menyambut baik pembangunan sumur bor tersebut sebagai harapan baru bagi masyarakat, terutama setelah terdampak banjir.

“Bantuan ini sangat berarti bagi warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, dan keperluan rumah tangga lainnya,” ujarnya.

Supawi juga menyampaikan apresiasi kepada Polres Demak dan seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang serta memperkuat sinergi dalam membantu masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian ini. Semoga bantuan ini benar-benar membawa manfaat besar bagi warga kami,” pungkasnya.