Banjir Melanda Karanganyar Demak, Bupati Eisti’anah Gerakkan Tim Evakuasi

Bupati Demak Eisti'anah saat meninjau langsung di lokasi bencana banjir. Foto: Ist.
ARUSUTAMA.COM – Banjir besar menggenangi sejumlah desa di Kecamatan Karanganyar, Demak, akibat jebolnya tanggul Sungai Wulan di Desa Ketanjung, Kamis (8/2). Air yang meluap dengan kencang membanjiri rumah-rumah warga di Dukuh Karangtengah, Desa Ketanjung, hingga mencapai ketinggian dua meter.
Bupati Demak Eisti’anah langsung turun ke lokasi banjir dan memimpin proses evakuasi warga yang terdampak. Ia mengatakan, pihaknya telah menyiapkan prahu karet bermesin dan tidak bermesin, serta meminta bantuan dari BPBD Provinsi, Kudus, dan Jepara, untuk mengevakuasi warga yang masih terjebak di rumah mereka.
“Kami bersama BPBD dan tim gabungan lain, sedang melakukan evakuasi bagi warga yang terdampak banjir ini. Kita kerahkan semua prahu karet baik itu yang bermesin dan tidak bermesin, juga minta bantuan dari BPBD Provinsi, Kudus dan Jepara karena masih banyak masyarakat yang belum terevakuasi,” ujar Eisti’anah.
Bupati juga mengimbau kepada warga Desa Ngemplik, yang juga terancam banjir, untuk bersiap-siap mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Ia mengatakan, pihaknya telah menyiapkan dapur umum dan tempat pengungsian di Kedungwaru Kidul.
“Tadi sudah informasikan kepada Kades Ngemplik untuk mengedukasi dan menyuarakan kepada masyarakatnya untuk siap-siap dan nanti kami lakukan evakuasi ke Kedungwaru Kidul. Di sana sudah kita siapkan dapur umum dan pengungsian di sana sehingga nanti lebih aman,” katanya.
Eisti’anah menambahkan, tanggul Sungai Wulan di Desa Merak juga mengalami kerusakan, sehingga debit air dikhawatirkan akan terus meningkat.
“Ini tadi info terbaru, Merak ada yang jebol sehingga debit air nanti akan naik,” tuturnya. (Sam)
