Solidaritas di Tengah Banjir: Polres Demak Bagikan Takjil untuk Pengendara Terjebak Macet

1710795948358

Satlantas Polres Demak bagikan takjil atau menu berbuka puasa bagi pengendara yang terjebak banjir di jalur Pantura karena banjir. Foto: Sam

ARUSUTAMA.com – Banjir besar yang melanda wilayah pantura telah menyebabkan kemacetan yang mengular panjang. Pengguna jalan, terutama para pengemudi truk, terpaksa menghabiskan waktu berbuka puasa mereka di tengah kemacetan.

Dalam menghadapi situasi ini, Satlantas Polres Demak menggelar aksi bagi takjil dan buka puasa untuk pengguna jalan yang terjebak macet. Kasat Lantas Demak, AKP Lingga Ramadhani, memberikan pernyataan langsung mengenai kondisi macet terkini pada Senin (18/3/2024).

“Banjir di pantura telah mencapai kilometer 41.500 hingga 45.900, dengan ketinggian air antara 1 Meter hingga 1,5 Meter. Di tengah kota Demak, air mencapai ketinggian 40 – 60 Centimeter,” ungkapnya.

Lingga juga menjelaskan langkah-langkah yang diambil untuk mengatasi situasi tersebut, “Kami melakukan pengalihan arus dari Demak menuju Kudus melalui Mijen, Welahan, Jepara, Mayong, dan sebaliknya. Kami menghimbau pengendara untuk mengurangi mobilitas atau menggunakan jalan alternatif untuk menghindari titik-titik banjir,” imbaunya.

Aksi ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian Polres Demak terhadap para pengendara yang terdampak banjir. Dengan berbagi takjil, mereka tidak hanya memberikan makanan, tetapi juga dukungan moral kepada mereka yang terjebak dalam kesulitan. Ini adalah cerminan dari semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. (Sam)