200 Ribu Ton Beras Terendam, Begini Upaya Bapanas dalam Pemulihan Demak Pasca Banjir

Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi bersama Pj. Gubernur Jateng dan Bupati Demak mengunjungi pengungsian dan berinteraksi langsung usai berikan bantuan di SDN 3 Ngaluran. Foto: Sam
ARUSUTAMA.com – Dikenal sebagai salah satu penghasil padi terbesar, baru-baru ini mengalami banjir yang menyebabkan kerugian besar bagi para petani setempat. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi, menyatakan kepedulian lembaganya, “Salah satu penghasil padi terbaik, dari ribuan hektar yang terendam dari Demak sendiri akan kehilangan 200 ribu ton. Bantuan ini sebagai bentuk rasa sayang dan empati kami terhadap sedulur Demak,” ucapnya, Minggu (24/3).
Dalam menunjukkan dukungan, Badan Pangan Nasional telah mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk meringankan beban korban banjir di provinsi Jawa Tengah. “Semoga dengan bantuan ini bisa membantu meringankan,” kata Arief Prasetyo Adi saat penyerahan 5 ton beras premium dari Perum Bulog dan berbagai macam bantuan lainnya di SDN 3 Ngaluran Karanganyar Demak.
Banyak badan perusahaan yang bergerak di bidang pangan turut serta dalam upaya bantuan ini. “Kita prihatin kepada korban banjir yang di Demak, khususnya yang ada di Karanganyar ini,” ungkap Arif Prasetyo, menunjukkan kepedulian yang besar terhadap situasi di Demak.
Sementara, Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan, “Kami akan terus melakukan pemulihan (recovery) usai banjir, dengan lakukan pompanisasi, jambanisasi, sanitasi, dan lainnya. Insyaallah ini banjir yang terakhir, dan semoga tidak akan terjadi jebol lagi di masa mendatang,” tegas Nana.
Dengan kerja keras dari semua pihak, diharapkan para petani dapat segera kembali menggarap sawah mereka dan memproduksi hasil tani dalam negeri. Kehadiran pejabat Bulog Pinwil Jateng Sopran Kennedy dan Pinca KC Semarang Rendy Ardiansyah, Deputi kerawanan pangan dan gizi, Sekda Provinsi Jateng, Bupati demak, dan pejabat lainnya, menunjukkan dukungan yang kuat dari berbagai pihak terhadap upaya pemulihan di Demak. (Sam)
