Inovasi Kesehatan Demak, Satu Pintu untuk Layanan Posyandu dan Perkuat PSN

Bupati Eisti'anah berikan sambutan dalam acara launching Integrasi Layanan Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) dan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Desa Teluk, Kecamatan Karangawen, Demak, Senin (29/4). Foto: Ist.
ARUSUTAMA – Bupati Demak, Eisti’anah, dengan semangat mengumumkan langkah maju Kabupaten Demak dalam pelayanan kesehatan dan pemberantasan penyakit melalui program pemerintah pusat, dimana di setiap daerah harus mengintegrasikan pelayanan posyandunya.
“Jadi kalau dulu antara posyandu lansia, balita, remaja kemudian produktif itu kan beda-beda, sekarang ini jadi kantor integrasi jadi satu,” ujar Bupati Eisti’anah saat pembukaan acara launching Integrasi Layanan Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) dan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Desa Teluk, Kecamatan Karangawen, Demak, Senin (29/4).
Lebih lanjut, tujuan program tersebut adalah untuk memberikan pelayanan yang lebih fokus dan efisien kepada masyarakat. Sebagai bagian dari pilot project, 27 Puskesmas di Demak yang telah menerapkan ILP, dengan rencana pengembangan lebih lanjut jika berhasil.
Sementara untuk PSN sendiri diluncurkan sebagai respons terhadap kekhawatiran masyarakat terkait kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Program ini bertujuan untuk mengeliminasi sarang nyamuk, yang merupakan langkah paling efektif dalam memerangi penyebaran DBD.
“Sebenarnya tujuannya sama, memberikan pelayanan terbaik jadi lebih fokus lagi, inilah tujuan yang dibuat oleh pemerintah pusat. Pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk bergotong royong membersihkan lingkungan, dengan koordinasi yang erat antara dinas terkait, camat, dan pemdes,” ungkapnya.
Senada, Dinas Kesehatan Demak, Ali Maimun menyampaikan data dan efektivitas program PSN tersebut. “Menurut data yang sudah diverifikasi oleh DKK Demak yang masuk Januari ada 32, Februari 36, Maret 78 dan April sampai tanggal 25 ada 17 kasus, kematiannya ada satu di bulan Januari,” jelas Ali Maimun.
Ali menegaskan bahwa program PSN merupakan yang paling efektif untuk pemberantasan sarang nyamuk. “Karena intinya DBD itu ditularkan karena adanya nyamuk, kalau tidak ada nyamuk yang menularkan itu tidak akan terjadi. Maka satu-satunya cara yang paling efektif itu pemberantasan sarang nyamuk,” terangnya.
Program ILP dan PSN ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Demak dan mengurangi risiko penyebaran penyakit seperti DBD. Pemerintah Kabupaten Demak mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam upaya-upaya kesehatan ini. (Sam)
