Delegasi UIN Sunan Kudus Serukan Harmoni Global di Konferensi Internasional ICRSE 2024

Mahasiswa S2 PAI UIN Sunan Kudus saat mewakili Konferensi Internasional ICRSE ke-4 di UIN Sunan Kalijaga Yogjakarta, Rabu (20/11). Foto: ist
ARUSUTAMA.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali mengukuhkan posisinya di kancah internasional dengan menyelenggarakan International Conference on Religion, Science, and Education (ICRSE 2024).
Konferensi yang mengangkat tema “Harmonizing Horizons: Navigating The Convergence of Religion, Science, and Education for Sustainable Development” ini berlangsung di kampus utama UIN Sunan Kalijaga, Rabu (20/11).
Tujuan utama dari konferensi ini adalah untuk membahas integrasi agama, ilmu pengetahuan, dan pendidikan guna mendukung pembangunan berkelanjutan. Kegiatan tersebut mengundang akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk bertukar wawasan, memaparkan penelitian, serta menawarkan strategi menghadapi tantangan global melalui pendekatan multidisiplin.
Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antarbidang untuk mencapai harmoni dunia.
“Konvergensi antara agama, sains, dan pendidikan sangat penting dalam menciptakan solusi inovatif bagi tantangan global. Melalui konferensi ini, kami berharap tercipta pemikiran-pemikiran baru yang relevan dengan isu-isu pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.
Konferensi ini menghadirkan sejumlah pembicara utama, termasuk dari Universitas National, Korea, Prof. Kim Jung Bog, yang menekankan bahwa pendidikan yang mendukung sains sangatlah penting untuk mewujudkan keberlanjutan di era modern.
Sementara itu, pakar pendidikan global dari University of South Australia, Claire Alkouatli, yang menyampaikan, bahwa nilai-nilai pendidikan berbasis agama dapat menjadi pondasi kuat dalam membentuk generasi masa depan yang berintegritas.
Senada, dari Istanbul Commerce University, Atrim Kjamilji yang juga menyampaikan pandangannya terkait transformasi pendidikan global.
Lebih dari 200 makalah ilmiah dipresentasikan dalam konferensi ini, dengan sesi panel yang membahas berbagai isu terkini seperti etika teknologi di era digital, pendidikan agama dalam masyarakat multikultural, kontribusi sains terhadap energi terbarukan, hingga inovasi dalam transformasi pendidikan.
Dalam sesi penutupan, para peserta sepakat untuk memperkuat kerja sama lintas negara dalam bidang agama, sains, dan pendidikan.
Salah satu delegasi dari UIN Sunan Kudus, M. Wazid Husni, menyatakan, bahwa ICRSE 2024 adalah tonggak penting dalam menciptakan dunia yang lebih harmonis.
“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut demi pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.
Keberhasilan ICRSE 2024 sekali lagi menegaskan peran UIN Sunan Kalijaga sebagai pusat keunggulan akademik. Dengan mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu, kampus ini terus berkontribusi dalam membangun peradaban yang lebih baik dan berkelanjutan. (Nazih/Sm)
