Bupati Demak Ajak Ulama dan Umaro Bersinergi Jaga Kerukunan

Bupati Demak Eisti'anah bersama Camat dan stakeholder lainnya seusai gelar FKUU di Aula Kecamatan Guntur, Kamis (10/4). Foto: Sm
ARUSUTAMA.com – Pemkab Demak mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi antara ulama dan umaro sebagai fondasi kerukunan dan kedamaian sosial.
Hal itu, disampaikan Bupati Demak Eisti’anah dalam acara Forum Komunikasi Ulama dan Umaro (FKUU) di Aula Kecamatan Guntur, Kamis (10/4/2025).
Acara dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari Wakil Bupati, jajaran Forkopimcam, para tokoh agama, kepala desa se-Kecamatan Guntur, hingga perwakilan organisasi keagamaan seperti MUI, PCNU, Fatayat NU, Muslimat NU, dan IPHI.
Dalam sambutannya, Bupati Eisti’anah menekankan pentingnya membangun komunikasi strategis antara tokoh agama dan pemerintah guna memperkuat ikatan sosial masyarakat. Ia memanfaatkan momen Idul Fitri sebagai titik balik untuk mempererat ukhuwah dan memperkuat tekad menjadi insan yang lebih baik.
“Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi momen untuk saling memaafkan, mempererat persaudaraan, dan membangun komitmen bersama dalam menjaga harmoni sosial,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia menggambarkan peran ulama dan umaro sebagai dua pilar utama dalam kehidupan berbangsa. Menurutnya, ulama merupakan tiang umat yang menjaga nilai-nilai spiritual, sementara umaro adalah penopang negara yang bertanggung jawab pada stabilitas dan pelayanan publik.
“Kedua peran ini harus berjalan berdampingan dan saling menguatkan. Dengan sinergi yang kokoh, kita bisa mencegah konflik, menolak paham radikal, dan merawat kebhinekaan,” tegas Eisti’anah.
Bupati juga menegaskan bahwa forum seperti FKUU harus menjadi ruang dialog yang inklusif, tempat bertemunya ide dan solusi dari berbagai elemen demi kemaslahatan bersama. Partisipasi aktif semua pihak dinilai sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera.
“Mari jadikan perbedaan sebagai anugerah, bukan alasan perpecahan. Bersama-sama, kita wujudkan Demak yang rukun, damai, dan terus berkembang,” pungkasnya. (Sm)
