Meriah! Wisuda Ar-Rohmani Dibalut Khotmil Qur’an dan Parade 1.000 Peserta

Wisuda KB RA Ar-Rohmani Wonosekar Karangawen Demak

Siswa-siswi KB RA Ar-Rohmani Wonosekar, Karangawen Demak saat prosesi Wisuda/Akhir Sanah, Minggu (15/6/2025). Foto: Sm

ARUSUTAMA.com – Suasana ceria dan penuh haru mewarnai acara Wisuda Purna Siswa KB dan RA Ar-Rohmani Sambak Wonosekar, Karangawen, Demak tahun ajaran 2024–2025, yang digelar pada Minggu (15/6/2025).

Acara ini tak hanya menjadi momen sakral bagi para wisudawan, namun juga menjadi panggung kreativitas yang membanggakan bagi lembaga pendidikan Ar-Rohmani dan seluruh warga.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sowan ke Pondok Pesantren Nurus Assyibiyan Brobo Tanggungharjo yang diasuh oleh KH Nurhadi. Turut serta dalam sowan ini perwakilan dari KB RA Ar-Rohmani, RA Baitul Qur’an Rejosari, dan KB Islam Al Jauhar Karangsono. Acara juga dimeriahkan dengan Khotmil Qur’an 30 juz oleh Nyai Sunatul Mardiyah.

Prosesi wisuda yang ke-10 ini diikuti oleh 20 siswa PAUD, 20 siswa RA, dan KB Ar-Rohmani. Dalam susunan acara, hadir sejumlah tokoh penting yang menyampaikan sambutan, seperti wali murid KH Anwar Khoiri, perwakilan murid Siti Mua’arifah, serta Kepala Sekolah Ar-Rohmani, Sugiyono.

Acara puncak pengajian di malam hari dipimpin oleh KH Ibnu atau yang akrab disapa Kyai Kecil, pengasuh Ponpes Anak Baitul Qur’an Rejosari. Dalam sambutannya, Sugiyono menyampaikan harapan besar terhadap para lulusan.

“Selamat dan sukses para santri Ar-Rohmani. Aku yakin kalian semua akan menjadi anak yang berkah barokah dunia akhirat. Amin ya rabbal alamin,” ucapnya.

Tak kalah menarik, kirab budaya yang digelar sejak pukul 13.30 hingga 16.30 WIB menjadi magnet utama. Ribuan warga memadati rute kirab untuk menyaksikan penampilan drumband Maha Ganesha Bumirejo, atraksi Reog, serta parade kostum adat dan profesi yang dibawakan para siswa.

Parade ini diikuti sekitar 1.000 peserta, termasuk orang tua dan masyarakat sekitar, yang turut serta menaiki dokar, odong-odong, dan kereta mini.

Sejak didirikan pada tahun 2015 dengan hanya 15 siswa, Lembaga Ar-Rohmani terus tumbuh. Kini memiliki 54 siswa aktif dan membuka cabang baru di Karangsono bernama Al Jauhar, dengan 20 siswa terdaftar.

Selain fokus pada akademik, Ar-Rohmani dikenal dengan program inovatif seperti sowan edukatif ke pondok pesantren dan instansi pemerintahan—Polsek, Koramil, hingga pemadam kebakaran—untuk mengajarkan anak-anak melalui metode “belajar sambil bermain”.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mengenal lingkungan sekitarnya dengan cara yang menyenangkan,” jelas Sugiyono.

Sugiyono juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan pendidik serta menjadikan Ar-Rohmani sebagai lembaga percontohan dalam pendidikan anak usia dini.

“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi demi kemajuan pendidikan,” pungkasnya. (Sm)