600 Calon Siap Diseleksi, Ketua DPRD Demak Apresiasi Terobosan Magang Jepang Walimachi

Ketua DPRD Demak terima audiensi magang jepang

Ketua DPRD Demak, Zayinul Fatta bersama Walimachi Foundation dan Disnakerin usai audiensi membahas program magang ke Jepang. Foto: Dok.

ARUSUTAMA.com – Program pengiriman tenaga kerja terampil ke Jepang kembali menjadi sorotan positif di Kabupaten Demak. Menyambut peluang global tersebut, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Demak bekerja sama dengan Walimachi Foundation dalam mempersiapkan 600 calon peserta magang ke Negeri Sakura.

Ketua DPRD Kabupaten Demak, H. Zayinul Fatta, yang menerima langsung audiensi dari Walimachi Foundation, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kontribusi yang ditunjukkan oleh lembaga asal Demak itu. Dalam pertemuan tersebut, Zayinul menyatakan bahwa program semacam ini merupakan aset penting yang layak dijaga dan dikembangkan bersama.

“Ini luar biasa. Jadi bukan hanya mendukung, tetapi potensi-potensi seperti ini (Walimachi) harus kita openi. Ini aset kita, aset Demak,” tegas Zayinul Fatta saat menerima audiensi di Ruang Pimpinan DPRD Demak, Selasa (24/6/2025).

Dalam audiensi tersebut, hadir Founder Walimachi Foundation Zofi Abdul Kariem bersama timnya, Isa Yaskur dan Hartono. Zofi menyampaikan bahwa sejak berdiri, Walimachi telah memberangkatkan 400 tenaga kerja magang ke Jepang, meskipun sebagian besar peserta berasal dari luar Demak.

“Meski kami putra Demak dan Walimachi berkantor di Demak, selama ini justru kerja sama lebih banyak terjalin dengan daerah lain, seperti Ma’arif Kudus,” ungkap Zofi.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD menyatakan keprihatinan sekaligus tekad untuk mengoptimalkan potensi lokal.

“Program seperti ini seharusnya bisa lebih banyak menyasar pemuda-pemudi Demak. Maka, sinergi dengan OPD terkait harus diperluas, tak hanya Disnakerin, tapi juga Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata,” ujar Zayin.

Ketua DPRD Demak juga berharap agar program Walimachi menjadi model (pilot project) untuk pengembangan sektor lain, terutama dalam mempersiapkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing global.

“Jangan cepat berpuas diri. Jaga kualitas, jaga performa. Man jadda wajada — siapa yang bersungguh-sungguh, Insya Allah akan berhasil,” tambahnya memotivasi.

Sementara itu, Kepala Disnakerin Kabupaten Demak, Agus Kriyanto, yang hadir bersama Wahyu AS selaku Kepala Bidang, menyambut baik kolaborasi ini dan menyatakan komitmennya untuk mendukung program tersebut secara maksimal.

“Saya surprised dan gembira dengan pertemuan ini. Semoga ke depan dapat dibangun sinergi yang lebih baik lagi,” ujar Agus.

Program seleksi calon peserta magang dijadwalkan berlangsung bulan Juli 2025. Dari 600 pendaftar, hanya 200 peserta terbaik yang akan lolos untuk mengikuti pelatihan intensif sebelum diberangkatkan ke Jepang melalui kerja sama dengan IM Japan.

Wahyu AS menambahkan bahwa Disnakerin akan melakukan pendampingan dan monitoring secara menyeluruh dalam seluruh tahapan program ini.

“Kami akan bersungguh-sungguh mengawal program ini, mulai dari seleksi, pelatihan, hingga pemberangkatan,” tegasnya. (Sm)