Pengendara Resah, Rob Pantura Sayung Kembali Rendam Jalan: ‘Setiap Hujan Pasti Banjir’

Kemacetan kendaraan di jalur Pantura Sayung akibat banjir rob yang merendam sebagian badan jalan. Foto: Sm
ARUSUTAMA.com – Banjir rob kembali merendam jalur Pantura Sayung–Demak sejak awal pekan ini. Genangan air yang makin parah akibat hujan deras membuat pengendara mengeluh, karena perjalanan menjadi terganggu dan kendaraan rentan rusak.
Warga Sayung, Iqbal, menyebut banjir rob mulai muncul sejak Senin (11/8/2025) malam setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
“Sudah sejak hari Senin. Robnya muncul setelah ada hujan deras kemarinnya. Kebetulan ini air rob lagi naik ditambah hujan tiap malam, jadi banjir robnya susah surut,” ujarnya, Jumat (15/8/2025).
Meski pemerintah telah mengoperasikan pompa air, genangan masih sulit teratasi. “Setahu saya sudah ada pompa, tapi tetap saja sampai hari ini belum surut,” tambah Iqbal.
Sementara itu, pengendara yang setiap hari melintas pun merasa was-was. Azis, warga Demak yang bekerja di Semarang, mengaku pasrah harus menerjang rob demi sampai ke tempat kerja.
“Kemarin sebelum ada hujan sudah senang robnya surut. Eh, hla kok ini banjir lagi. Ya terpaksa trabas saja,” ucapnya.
Azis menyadari dampak yang harus ditanggung, terutama pada kendaraan. “Pasti besi-besi di motor lebih mudah berkarat. Repotnya itu, harus siram air bersih setelah lewat rob. Tapi mau bagaimana lagi, kalau lewat jalur khusus motor kan tidak tergenang rob terlalu lama,” katanya.
Para pengendara berharap pemerintah segera mencari solusi konkret agar banjir rob tidak terus berulang setiap musim hujan.
“Pengennya pemerintah segera ambil tindakan. Masa iya setiap hujan selalu rob,” pungkas Azis.
Berdasarkan pantauan, banjir rob di jalur Pantura Sayung Demak menimbulkan kemacetan panjang ke arah Kota Semarang. Kemacetan bahkan mengular hingga pertigaan Onggorawe.
