Demak Tekan Kemiskinan Ekstrem Jadi 1,22%, Tapi Total Masih 142 Ribu Jiwa

Kemiskinan Demak tinggi

Rakor TKPK Kabupaten Demak, Bupati Eisti’anah tekankan sinergi lintas sektor untuk percepatan pengentasan kemiskinan. Foto: Sm

ARUSUTAMA.com : Pemerintah Kabupaten Demak terus memperkuat strategi pengentasan kemiskinan melalui sinergi lintas sektor. Hal ini ditegaskan Bupati Demak, Eisti’anah, saat membuka Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Aula Bapperida Kabupaten Demak.

Bupati menyebut, kemiskinan masih menjadi tantangan besar pembangunan daerah, sehingga penanganannya harus dilakukan secara bersama-sama.

“Pengentasan kemiskinan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus dilaksanakan secara keroyokan dan terintegrasi,” tegasnya.

Dalam arahannya, Bupati menekankan lima strategi utama: Penguatan koordinasi lintas sektor, agar program pusat, provinsi, dan kabupaten saling melengkapi dan tepat sasaran; Mendorong program inovatif berbasis daerah, dengan menyeimbangkan bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat; Pemutakhiran data kemiskinan, melalui pembaruan Basis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS); Kolaborasi multipihak, melibatkan dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat sipil; Monitoring dan evaluasi berkala, agar program yang tidak efektif segera diperbaiki.

Wakil Bupati Demak, Muhammad Badruddin, menambahkan bahwa angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Demak berhasil turun menjadi 1,22%, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa tantangan masih besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, angka kemiskinan di Demak masih berada di 11,89% atau setara 142.910 jiwa. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Tengah (9,48%) dan nasional (8,47%).

“Tren kemiskinan di Demak memang menurun dalam sepuluh tahun terakhir, namun kita tidak boleh lengah. Diperlukan integrasi lintas sektor, penguatan basis data, serta keterlibatan dunia usaha melalui CSR agar penanggulangan kemiskinan ekstrem semakin optimal,” ujarnya. (Sm)