Ribuan Atlet Ramaikan Kejuaraan Taekwondo Outdoor Pertama di Indonesia di Bukit Cinta Rawapening

Semangat juang atlet cilik mewarnai Kejuaraan Taekwondo Outdoor pertama di Indonesia, Bukit Cinta Rawapening, Sabtu (6/9/2025). Foto: ist.
ARUSUTAMA.com – Destinasi Tujuan Wisata (DTW) Bukit Cinta Rawapening, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Sabtu–Minggu (6–7/9/2025).
Ribuan orang memadati kawasan wisata tersebut hingga area parkir tidak mampu menampung kendaraan. Lonjakan ini terjadi akibat digelarnya Rawapening Taekwondo Championship 2025 se-Jawa Bali, yang menyedot antusiasme masyarakat.
Ketua Panitia, Adelio Luis B. Anjos, mengatakan kejuaraan ini merupakan hasil kerja sama Disporapar Jawa Tengah, Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, serta Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Tengah. Sebanyak 1.185 atlet dari 62 tim yang berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DIY turut bertanding.
“Event ini dirancang sebagai program promosi pariwisata dengan konsep sport tourism. Tujuannya untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan objek wisata Bukit Cinta yang menyuguhkan pesona Rawa Pening,” ujar Adelio.
Antusiasme tampak dari peserta yang hadir bersama keluarga dan pelatih. Selain memberi dukungan, mereka juga menikmati udara sejuk dan panorama alam Rawapening.
Menurut Dhani Prasertya, Bidang Pertandingan Pengprov TI Jateng, kejuaraan ini menjadi sejarah karena untuk pertama kalinya digelar kejuaraan taekwondo outdoor di Indonesia.
“Meskipun di alam terbuka, regulasi resmi tetap kami terapkan, mulai dari ukuran lapangan, digital scoring system, hingga penggunaan wasit berlisensi,” jelasnya.
Dhani menambahkan, persiapan event telah dilakukan sejak Juli 2025 melalui rapat rutin dan koordinasi intensif.
“Alhamdulillah, hari pertama berjalan lancar dan zero accident,” ujarnya.
Sementara itu, panitia penyelenggara Deddi Fajar menyampaikan, kegiatan yang dibuka langsung oleh Kepala Disporapar Jateng Muhamad Masrofi tersebut mempertandingkan berbagai kelompok usia, mulai dari Pra Cadet A, Pra Cadet B, Pra Cadet C, Cadet, hingga Junior.
Para atlet pun merasakan pengalaman berbeda.
“Sejuk, anginnya sepoi-sepoi,” ucap salah satu peserta usai bertanding dengan medali melingkar di lehernya.
Selain menghadirkan kejuaraan, kegiatan ini juga ikut memberdayakan UMKM lokal. Pedagang setempat memanfaatkan momen tersebut dengan menawarkan berbagai makanan khas Rawapening, terutama olahan ikan air tawar.
Turut hadir pula perwakilan Pengprov TI Jateng, Taufik Hidayat dan Derry Darmansyah, yang menegaskan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.
“Partisipasi dan antusiasme semua pihak membuat kejuaraan berlangsung sukses sesuai harapan,” pungkas Deddi. (Sm)
