Mengenalkan Pertanian Sejak Dini, PAUD Pertiwi Belajar Hidroponik di Green House Kodim Demak

Anak-anak Pos PAUD Pertiwi Desa Doreng tampak antusias saat kunjungan edukasi di Green House Kodim 0716/Demak, belajar mengenal teknologi pertanian hidroponik sejak dini. Foto: Sm
ARUSUTAMA.com – Upaya mengenalkan dunia pertanian sejak usia dini dilakukan Pos PAUD KB “Pertiwi” Desa Doreng, Kecamatan Wonosalam, dengan mengajak anak didiknya berkunjung ke Green House Kodim 0716/Demak.
Dalam kunjungan tersebut, puluhan anak PAUD yang didampingi guru pembimbing mendapat pengalaman langsung mengenal teknologi pertanian modern, yaitu hidroponik.
Mereka dipandu oleh pengelola Green House, Serma Waluyo, yang dengan sabar menjelaskan langkah-langkah menanam, merawat, hingga memanen tanaman hidroponik.
Kepala KB Pertiwi, Nur Azizah, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kodim 0716/Demak atas kesempatan belajar yang diberikan kepada anak-anak.
“Kami sangat bersyukur ada Green House Kodim Demak, sehingga anak-anak kami dapat belajar secara langsung di lokasi. Seperti yang bisa dilihat, anak-anak sangat bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan ini,” ujarnya, Kamis (25/10/2024).
Tidak hanya teori, anak-anak juga berkesempatan mencoba membuat hidroponik sederhana dengan memanfaatkan botol bekas air mineral.
Metode yang dikenalkan adalah hidroponik statis model sumbu, menggunakan media tanam seperti arang sekam atau cocopeat, serta memanfaatkan kain atau serabut tali sebagai penghantar nutrisi.
Menurut Serma Waluyo, praktik ini tak hanya mengenalkan cara berkebun saja, namun juga menanamkan nilai pemanfaatan kembali barang bekas.
“Pembelajaran ini sangat bermanfaat bagi mereka. Selain mengenalkan perkebunan, juga mengajarkan bahwa barang bekas bisa dimanfaatkan kembali, salah satunya sebagai media tanam,” jelasnya.
Serma Waluyo berharap, dengan gaya penyampaian yang sederhana serta selingan humor, anak-anak mampu memahami materi yang diberikan serta berhasil membuat mereka antusias.
“Dengan kegiatan ini, semoga anak-anak mampu menumbuhkan kecintaan terhadap pertanian sejak dini sekaligus menanamkan kesadaran menjaga lingkungan,” pungkasnya. (Sm)
