Demak Job Fair 2025 Hadirkan 1.811 Lowongan, 6.638 Lamaran Sudah Masuk

Job fair demak 2025

Ribuan pencari kerja memadati stan perusahaan pada Demak Job Fair 2025 di Panggung Kesenian Tembiring Jogo Indah, Rabu (1/10/2025). Foto: Sm

ARUSUTAMA.com – Hari kedua pelaksanaan Demak Job Fair 2025 kembali berlangsung meriah di Panggung Kesenian Tembiring Jogo Indah, Rabu (1/10/2025). Sebanyak 1.811 lowongan kerja dari 30 perusahaan ditawarkan kepada masyarakat, baik melalui pendaftaran online maupun offline.

Tak hanya lowongan pekerjaan, acara ini juga menghadirkan beragam layanan tambahan seperti pembuatan AK1 (Kartu Kuning), jajanan dari IKM binaan Dinnakerind Demak, cek kesehatan gratis, perpustakaan keliling, layanan pajak, BPJS Kesehatan, layanan kependudukan, hingga donor darah.

Kabid Pembinaan Hubungan Industrial Dinnakerind Demak, Wahyu Agus Suroso, menyebutkan empat perusahaan besar dari kawasan Jatengland Industrial Park Sayung (JIPS) ikut berpartisipasi, yakni PT Donlim Technology Indonesia, PT Sailun Manufacturing Indonesia, PT Cospa Handbag Indonesia, dan PT Kaibo Electric Indonesia.

“Harapannya melalui job fair ini angka pengangguran di Demak yang masih 4,75 persen atau sekitar 33 ribu orang dapat ditekan. Selain itu, kami ingin perusahaan di Demak lebih memprioritaskan tenaga kerja lokal,” jelas Wahyu.

Data panitia mencatat, 4.104 pencari kerja mendaftar online, 943 secara offline, dan total 6.638 lamaran telah masuk ke perusahaan.

Dukungan juga datang dari dunia industri. Bambang Agus Rianto, staf HRD PT Delta Dunia Sandang Tekstil (DDST) Demak, menilai job fair sebagai bentuk sinergi positif antara pemerintah, perusahaan, dan pencari kerja.

“Dengan adanya job fair, masyarakat jadi lebih familiar melamar kerja lewat jalur resmi. Banyak yang tadinya sungkan datang ke perusahaan, kini lebih percaya diri. Ini sangat membantu industri,” ungkap Bambang.

Menurutnya, animo masyarakat semakin meningkat tiap tahun, terlebih dengan hadirnya perusahaan dari Jatengland yang membuat persaingan semakin kompetitif. Ia berharap kegiatan ini terus dipertahankan sebagai agenda tahunan.

Salah satu peserta job fair, Ibnu Zidan Alkari (19), mengaku terbantu dengan adanya kegiatan ini.

“Kalau melamar sendiri sering ditolak, bingung mau ke mana lagi. Dengan job fair ini pilihannya banyak, jadi lebih semangat. Saya fresh graduate SMK dan baru tiga bulan menganggur. Semoga kegiatan ini benar-benar bermanfaat untuk masyarakat Demak,” tuturnya. (Sam)