Ngontel Bareng Sekda, KOSTI Demak Jaga Silaturahmi dan Warisan Budaya Sepeda Tua

Ratusan pecinta sepeda tua KOSTI Demak antusias mengikuti kegiatan ngontel bareng bersama Sekda Demak di Desa Bango. Foto: Sm
ARUSUTAMA.com – Ratusan pecinta sepeda tua yang tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Demak menggelar kegiatan ngontel bareng bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Demak, Ahmad Sugiharto, di Desa Bango, Kecamatan Demak.
Kegiatan ini sebagai agenda rutin yang digelar setiap tiga bulan sekali oleh KOSTI Demak, dengan tuan rumah yang bergantian di antara klub-klub sepeda di bawah naungannya.
Ketua KOSTI Demak, H. Suli Efendi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tak hanya sekadar bersepeda saja, melainkan juga sebagai ajang silaturahmi dan mempererat persaudaraan antaranggota.
“Ini sebagai ajang temu kangen dan silaturahmi antaranggota, agar tetap terjalin persaudaraan dan soliditas dalam melestarikan barang antik,” ujar H. Suli, Senin (3/11/2025).
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengelilingi Desa Bango dengan dipimpin oleh Kepala Desa Bango dan Ketua Klub Rosela Bango. Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan pemberian cendera mata berbahan akrilik dari Klub Rosela kepada para ketua klub yang hadir sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan.
Sekda Demak, Akhmad Sugiharto, mengapresiasi semangat para anggota KOSTI yang tetap menjaga eksistensi sepeda tua sebagai bagian dari warisan budaya bangsa. Ia menilai bahwa keberadaan komunitas ini tak hanya melestarikan benda antik, melainkan juga nilai-nilai sejarah dan perjuangan masa lalu.
“Komunitas ini tidak hanya melestarikan sepeda tua, tetapi juga menghidupkan kembali kenangan masa lalu, di mana orang tua bahkan kakek-nenek kita dulu menggunakan sepeda ini untuk bekerja, berjuang, dan beraktivitas sehari-hari,” kata Akhmad Sugiharto di hadapan para peserta.
Sementara itu, salah satu peserta, Slamet Riyadi, mengaku bangga bisa ikut serta dalam kegiatan ngontel bareng tersebut. Ia menilai acara seperti ini tak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarpecinta sepeda tua.
“Ngontel bareng seperti ini sangat menyenangkan. Selain olahraga, kami juga bisa bertukar cerita dan saling mengenal lebih dekat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkap Slamet. (Sm)
