Demak Tancap Gas Menuju Kabupaten Layak Anak, Target Raih Predikat Nindya 2026

Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Demak, Endah Cahya Rini, memimpin Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2025 di Aula Dinsos P2PA Demak. Foto: Sm
ARUSUTAMA.com – Pemerintah Kabupaten Demak terus tancap gas menuju predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya pada tahun 2026. Setelah tahun 2024 berhasil meraih kategori Madya dengan nilai 684,56, kini Demak berupaya menutup selisih 16 poin demi mencapai level yang lebih tinggi.
Hal itu disampaikan Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Demak, Endah Cahya Rini, saat membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas KLA Tahun 2025 di Aula Lantai 2 Dinsos P2PA.
“Alhamdulillah, capaian kita terus meningkat setiap tahun. Kini tinggal 16 poin lagi untuk naik ke Nindya. Ini bukan hal mustahil jika semua pihak bergerak bersama,” ujar Endah, Rabu (5/11/2025).
Ia menegaskan, persoalan anak masih menjadi tantangan besar, mulai dari kekerasan fisik dan seksual, penyalahgunaan narkoba, hingga perkawinan anak. Karena itu, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama.
“Perlu kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan media untuk mempercepat pencapaian indikator KLA. Tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.
Selain memimpin rapat, Endah juga meninjau pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap sekolah dan puskesmas ramah anak, serta pelaksanaan KLA di tingkat kecamatan dan desa.
Sementara itu, Sekretaris Dinsos P2PA, Beti Susilowati, menilai anak-anak merupakan aset utama pembangunan daerah. Ia menyebut keberhasilan KLA akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Demak.
“Anak-anak adalah generasi emas. Dengan dukungan penuh dari semua pihak, kami optimistis Demak bisa naik kelas ke Nindya pada 2026,” katanya.
Beti menambahkan, rapat koordinasi kali ini juga sebagai evaluasi sekaligus memperkuat inovasi dan sinergi antar instansi.
“Target kami minimal 70 persen capaian di semua indikator. Kalau itu tercapai, predikat Nindya sudah di depan mata,” pungkasnya. (Sm)
