Dinperpusar Demak Tetapkan Rizky Haidar sebagai Duta Baca 2025, Dorong Semangat Literasi Pelajar

Duta baca pelajar Demak

Kepala Dinperpusar Demak Agung Hidayanto bersama Duta Baca Pelajar 2025, Rizky Haidar Yuda Maheswara, dan stakeholder lainnya usai penetapan pemenang di Aula Dinperpusar Demak. Foto: Sm

ARUSUTAMA.com – Semangat literasi terus tumbuh di kalangan pelajar Kabupaten Demak. Sebanyak 30 siswa dari jenjang SMA, SMK, dan MA bersaing dalam Seleksi Duta Baca Pelajar Tahun 2025 yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak.

Dari puluhan peserta itu, Rizky Haidar Yuda Maheswara, siswa SMA Negeri 1 Demak, berhasil terpilih sebagai Duta Baca Pelajar Kabupaten Demak 2025. Rizky dinilai unggul dalam pengetahuan literasi, kemampuan menulis, serta gagasan inspiratif untuk menggerakkan minat baca di kalangan pelajar.

Kegiatan seleksi berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Demak. Para peserta sebelumnya telah melewati tahap administrasi sebelum mengikuti tes tertulis, pembuatan makalah, hingga sesi paparan dan wawancara di babak akhir.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak, Agung Hidayanto, mengatakan pemilihan Duta Baca tak hanya ajang kompetisi, melainkan wadah untuk menumbuhkan generasi pelajar inspiratif yang mampu menjadi agen perubahan literasi di sekolah dan masyarakat.

“Duta Baca bukan hanya simbol prestasi, tetapi motor penggerak budaya baca. Mereka diharapkan mampu menularkan semangat literasi di lingkungannya,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).

Adapun dewan juri dalam ajang ini terdiri dari Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia Jawa Tengah Dyah Nugraheni, Pengawas SMA Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Setyo Nugroho, dan Psikolog sekaligus asesor SDM Nur Khasanah.

Sebagai Duta Baca terpilih, Rizky akan berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak dalam berbagai program peningkatan budaya baca dan literasi masyarakat.

Pemkab Demak berharap, melalui kegiatan ini–lahir para pelajar yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis dan berkontribusi dalam membangun masyarakat literat di era digital. (Sam)