990 Pelanggar Terjaring, Polres Demak Tegaskan Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Operasi Candi, Polres Demak,

Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha memimpin apel penutupan Operasi Zebra Candi 2025 di halaman Mapolres Demak, Senin (1/12/2025). Foto: Sm

ARUSUTAMA.com – Operasi Zebra Candi 2025 yang digelar Polres Demak resmi berakhir pada Minggu (30/11/2025). Selama 14 hari pelaksanaan, operasi ini sebagai langkah dalam rangka cipta kondisi menjelang pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kabupaten Demak.

Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha menyampaikan bahwa operasi yang berlangsung sejak 17 November 2025 tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. Ia menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama.

“Operasi Zebra Candi 2025 bukan sekadar penegakan hukum, tetapi upaya kami membangun budaya tertib berlalu lintas. Keselamatan masyarakat selalu menjadi prioritas utama Polres Demak,” ujar AKBP Ari Cahya Nugraha saat memberikan keterangan di Mapolres Demak, Senin (1/12/2025).

Dalam operasi tersebut, Polres Demak menjaring total 990 pelanggar lalu lintas. Dari jumlah itu, 896 pelanggar diberikan teguran, 61 ditindak melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), dan 33 dikenai tilang manual. Meski demikian, Kapolres menegaskan bahwa pendekatan humanis tetap menjadi dasar dalam setiap tindakan di lapangan.

Tidak hanya penegakan hukum, Satlantas Polres Demak juga mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif melalui edukasi keselamatan berkendara. Sosialisasi dilakukan di berbagai jenjang, mulai dari PAUD, SMP, SMA, mahasiswa, hingga instansi pemerintah.

Edukasi juga diberikan kepada berbagai komunitas pengguna jalan, seperti driver ojek online, ojek wisata Masjid Agung Demak dan Makam Sunan Kalijaga, tukang becak, pedagang, hingga kusir andong di kawasan taman parkir Jogoloyo. Tujuannya agar seluruh lapisan masyarakat memahami aturan dan potensi risiko di jalan raya.

Sebagai bagian dari kampanye keselamatan, Satlantas Polres Demak membagikan 4.170 lembar pamflet dan 2.765 lembar stiker tertib berlalu lintas kepada masyarakat.

Selain itu, Polres Demak juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir angkutan umum untuk memastikan kondisi fisik pengemudi tetap prima. Bersama Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja, Polres Demak turut melakukan ramp check bus pariwisata guna memastikan kelayakan kendaraan jelang libur panjang.

Adapun jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan selama operasi meliputi pengendara motor tidak mengenakan helm standar SNI, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi, berboncengan lebih dari satu orang, serta melawan arus lalu lintas.

Kapolres Demak juga berpesan kepada masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan hanya kewajiban. Dengan berakhirnya Operasi Zebra Candi 2025, ia berharap tingkat kepatuhan masyarakat dapat meningkat sehingga potensi kecelakaan menjelang Nataru dapat ditekan.

“Kami mengajak seluruh warga Kabupaten Demak untuk selalu menaati aturan, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan berkendara dengan penuh tanggung jawab. Keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga yang menunggu di rumah,” tegas AKBP Ari Cahya Nugraha. (Sm)