RSINU Demak bersama PGSI Khitan 200 Anak dan Salurkan 1.000 Paket Sembako

Khitan masal rsinu demak dan PGSI

RSINU Demak bersama PGSI, PDBN, dan Bank BTN berfoto bersama anak-anak peserta khitan massal gratis dalam kegiatan Peduli Kemanusiaan menyambut bulan suci Ramadhan, Ahad (1/2/2026). Foto: Au

ARUSUTAMA.com – Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSINU) Demak bersama Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI), Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN), dan Bank BTN menyelenggarakan kegiatan Peduli Kemanusiaan berupa khitan massal gratis dan pembagian 1.000 paket sembako kepada masyarakat, Ahad (1/2/2026).

Kegiatan bertema “Sambut Ramadhan dengan Berbagi, Menebar Manfaat, Wujudkan Senyum Sehat bagi Umat dan Generasi Penerus Bangsa” ini dipusatkan di Aula Lantai 2 Gedung KH. Hasyim Asy’ari RSINU Demak, Jalan Diponegoro No. 9 Jogoloyo, Wonosalam, Kabupaten Demak.

Pada tahap pertama, sebanyak 100 anak mengikuti khitan massal yang dilaksanakan di RSINU Demak. Sementara itu, 1.000 paket sembako gratis disalurkan kepada warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Demak, meliputi Desa Jatirogo Bonang, Desa Kembangan Bonang, Kecamatan Wedung, Mijen, Sayung, dan Karang Tengah. Penyaluran bantuan juga menyasar keluarga korban tenggelam akibat banjir di Desa Bantengmati.

Direktur Utama RSINU Demak, dr. Abdul Azis, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan dan sinergi lintas lembaga.

“Ini adalah kegiatan peduli kemanusiaan dan bakti sosial berupa khitan massal yang diselenggarakan oleh PGSI, Paguyuban Demak Bintoro Nusantara, dan didukung oleh Bank BTN, dengan RSINU sebagai pelaksana layanan kesehatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, total peserta khitan massal mencapai 200 anak, yang dibagi dalam dua tahap.

“Hari ini 100 anak kita khitan, dan 100 anak lainnya akan menyusul di hari berikutnya. Selain itu, juga ada pembagian 1.000 paket sembako untuk masyarakat terdampak banjir,” tambahnya.

Menurut dr. Abdul Azis, khitan tidak hanya berdimensi kesehatan, tetapi juga memiliki nilai pendidikan dan spiritual.

“Khitan merupakan sunnah Rasul dan menjadi bagian dari pendidikan kesehatan serta kesiapan anak memasuki masa baligh dan menjalankan ibadah, terutama shalat. Program ini sejalan dengan prioritas nasional di bidang pendidikan dan kesehatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, metode khitan yang digunakan beragam, mulai dari metode konvensional hingga kombinasi teknologi modern, yang dipilih sesuai kenyamanan peserta dan dikomunikasikan terlebih dahulu kepada anak dan orang tua.

Sementara itu, Ketua PGSI Demak, M. Noor Salim, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kali pertama PGSI Demak menggelar khitan massal.

“Ini adalah kolaborasi pertama PGSI Demak dalam penyelenggaraan khitan massal, bekerja sama dengan Bank BTN Pusat, RSINU Demak sebagai pelaksana medis, serta PDBN,” katanya.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus membantu masyarakat kurang mampu, khususnya korban banjir.

“Sebagian besar peserta khitan berasal dari keluarga terdampak banjir. Selain khitan gratis, anak-anak juga mendapatkan sarung, peci, baju, uang saku, sementara orang tuanya menerima paket sembako,” jelas Noor Salim.

Ia berharap, kolaborasi antara dunia pendidikan, sektor perbankan, organisasi masyarakat, dan layanan kesehatan ini dapat terus berlanjut.

“Kerja sama ini sangat luar biasa dan semoga ke depan bisa berkesinambungan karena manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan Peduli Kemanusiaan ini berlangsung lancar dan khidmat, serta dihadiri para kiai, ulama, umara, guru, dan relawan. Panitia berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat Demak, khususnya dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. (Sm)