PDBN Siapkan Mudik Gratis 2026, Perantau Demak Pulang Kampung dengan 8 Bus

Mudik Gratis Perantau Demak

Pengurus dan perantau Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN) berfoto bersama usai silaturahmi dan buka puasa bersama Ramadhan 2026 di Jakarta, sekaligus sosialisasi program mudik gratis bagi warga Demak di perantauan. Foto: ist.

ARUSUTAMA.com – Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN) menyiapkan program mudik gratis 2026 bagi masyarakat Demak yang merantau di wilayah Jabodetabek. Program ini direncanakan menggunakan 5 hingga 8 armada bus guna memfasilitasi warga pulang kampung dengan aman dan nyaman menjelang Idulfitri.

Rencana mudik gratis tersebut disampaikan Ketua Umum PDBN, Fathan Subchi, dalam acara silaturahmi dan buka bersama Ramadhan 2026 yang digelar PDBN di rumah dinas Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, wilayah Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).

Menurut Fathan, mudik gratis sebagai agenda lanjutan dari kegiatan sosial tahunan PDBN yang selama ini rutin digelar, termasuk santunan anak yatim. Program tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian organisasi terhadap perantau Demak agar dapat bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman tanpa terbebani biaya transportasi.

“Mudik gratis ini bukan hanya pulang kampung, namun juga bagian dari upaya mempererat ikatan emosional warga Demak di perantauan dengan tanah kelahiran,” ujar Fathan.

Ia menambahkan, selain mudik gratis, PDBN juga merencanakan kegiatan halal bihalal yang akan digelar di kawasan Ancol usai Idulfitri. Kegiatan tersebut diharapkan sebagai ruang konsolidasi dan silaturahmi warga Demak lintas daerah.

Fathan berharap, melalui program mudik gratis ini, semangat kebersamaan warga Demak di perantauan semakin kuat dan berlanjut pada kontribusi untuk pembangunan daerah.

“Dengan kebersamaan, kiprah dan partisipasi warga Demak di mana pun berada dapat menjadi energi positif untuk memajukan Kabupaten Demak,” katanya.

Sementara itu, Koordinator PDBN untuk program Demak Bangkit, Prof. Ali Muktiyanto, menilai program mudik gratis memiliki nilai strategis dalam menjaga kesinambungan sosial antara perantau dan daerah asal. Menurutnya, keterikatan emosional tersebut penting sebagai modal sosial untuk mendorong partisipasi warga Demak di perantauan dalam berbagai program pembangunan.

“Ketika ikatan batin dengan kampung halaman terjaga, maka gagasan besar dan kontribusi konkret untuk Demak akan lebih mudah diwujudkan,” ujarnya.

PDBN menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan Ramadhan, termasuk mudik gratis 2026, akan terus dikembangkan sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam memperkuat solidaritas perantau Demak sekaligus mendukung kemajuan Kabupaten Demak secara berkelanjutan.