103 Tim Pelajar Ramaikan Kapolres Cup 2026, Esport Kian Dilirik Generasi Muda Demak

Turnamen Esport Kapolres Cup Demak

Kapolres Demak bersama ratusan peserta serta jajaran pejabat berfoto usai pembukaan Turnamen Mobile Legends Kapolres Cup 2026 di Pendopo Kabupaten Demak, Jumat (3/5/2026). Foto: Sm

ARUSUTAMA.com – Transformasi digital yang kian masif turut mendorong lahirnya cabang olahraga baru, yakni esport, yang kini semakin diminati kalangan pelajar. Fenomena ini terlihat jelas dalam gelaran Turnamen Mobile Legends Kapolres Cup 2026 yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Demak, Jumat (3/4/2026).

Sebanyak 103 tim dari tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Demak ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Mereka bersaing memperebutkan piagam penghargaan serta total hadiah uang tunai sebesar Rp10 juta.

Atmosfer pertandingan berlangsung kompetitif sekaligus meriah. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik dengan mengandalkan strategi, kecepatan berpikir, serta kekompakan tim dalam menghadapi setiap laga. Mobile Legends sebagai game bergenre multiplayer online battle arena (MOBA) memang menuntut koordinasi dan taktik yang matang di setiap pertandingan.

Tingginya partisipasi peserta yang memadati area pendopo menjadi indikator kuat bahwa esport mulai mendapat tempat serius di kalangan generasi muda. Tak sekadar ajang kompetisi, kegiatan ini juga sebagai ruang ekspresi positif bagi pelajar untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang digital.

Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino, menegaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem kegiatan positif bagi generasi muda.

“Kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk berprestasi sekaligus menjauhkan mereka dari kegiatan negatif seperti balap liar dan tawuran,” ujarnya.

Senada, Ketua ESI Demak, Abdul Khalim, menyebut antusiasme peserta sebagai sinyal kuat perkembangan esport di daerah. Ia juga menekankan pentingnya sportivitas dalam setiap pertandingan.

“Turnamen ini diikuti oleh 103 tim dari SMP dan SMA se-Demak dan berlangsung selama dua hari. Kami berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.

Salah satu peserta, Zaihan dari SMA Futuhiyah Mranggen, mengaku mengikuti turnamen ini karena ajakan teman serta informasi yang diperoleh dari lingkungan sekitar. Menurutnya, hadiah yang cukup besar dan pendaftaran gratis menjadi daya tarik tersendiri.

“Saya diajak teman, kebetulan dapat info juga. Karena hadiahnya lumayan besar dan gratis, jadi tertarik ikut,” ungkapnya.

Ia menambahkan, motivasi utamanya adalah meraih juara bersama tim. Zaihan juga menyebut timnya telah melewati pertandingan awal dengan kemenangan dan kini menunggu laga berikutnya.

“Motivasi ikut tentu ingin juara. Tadi sudah tanding dan menang, sekarang tinggal menunggu pertandingan berikutnya,” ujarnya.

Meski baru pertama kali mengikuti turnamen, Zaihan tidak sendiri. Ia tergabung dalam tim beranggotakan lima orang, di mana sebagian rekannya sudah berpengalaman di kompetisi serupa.

“Kalau saya baru pertama kali, tapi teman-teman sudah sering ikut,” katanya.

Ia mengaku merasakan atmosfer kompetisi yang seru sekaligus menantang. Menurutnya, kualitas lawan cukup kuat sehingga membutuhkan fokus dan semangat tinggi.

“Seru, lawannya juga kuat-kuat, tidak bisa diremehkan. Jadi harus tetap semangat,” tuturnya.

Dukungan dari pihak sekolah pun akhirnya didapat setelah melalui proses komunikasi.

“Awalnya sempat ditolak, tapi kami yakinkan bahwa ini membawa nama sekolah, akhirnya guru mendukung,” jelasnya.

Ke depan, ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar sebagai motivasi bagi pelajar lain.

“Harapannya kegiatan seperti ini bisa memotivasi yang lain. Jadi mereka tahu kalau dari turnamen juga bisa menghasilkan. Semoga ke depan event seperti ini lebih sering diadakan,” pungkasnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, Kapolres Cup 2026 juga menjadi sarana edukasi bahwa esport merupakan cabang olahraga prestasi yang memiliki peluang masa depan. Ajang ini diharapkan mampu menjaring talenta-talenta potensial sebagai persiapan menghadapi Pra Porprov hingga Porprov mendatang.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah, kepolisian, serta organisasi kepemudaan dan olahraga di Kabupaten Demak, sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan esport di tingkat lokal. (Sm)