Banjir Undaan Lor Karanganyar Demak, 1500 Warga Terjebak di Rumah

IMG-20240208-WA0046

Para relawan saat membantu warga ke tempat pengungsian. Foto: Ist.

ARUSUTAMA.COM – Banjir yang melanda desa Undaan Lor, Karanganyar, Demak sejak pagi hari ini, Kamis (8/2), masih belum surut. Sebanyak 1500 warga terpaksa terisolasi di rumah mereka yang terendam air setinggi dada orang dewasa bahkan hingga 200 cm di beberapa tempat.

Tim relawan yang terdiri dari Forum Penganggulangan Resiko Bencana (FPRB) Demak, BPBD, PMI, Dinsos, dan Tim Jogja dari Jogjakarta berusaha keras untuk mengevakuasi warga menggunakan perahu karet. Namun, proses evakuasi terhambat oleh keterbatasan armada dan jumlah warga yang banyak.

“Kami hanya punya 3 perahu karet, 2 dari Tim Jogja dan 1 dari Dinsos. Armada lain tidak bisa masuk karena debit air yang tinggi. Kami evakuasi warga secara bertahap dengan mengantar mereka ke titik pengungsian di SD Undaan Lor,” kata Kisyanto Budi, Ketua FPRB Demak, kepada Arusutama.

Kisyanto mengatakan bahwa banjir mulai menggenangi pemukiman warga sejak pukul 06.00 WIB. Pada saat itu, air masih setinggi selutut, namun seiring waktu terus meningkat hingga mencapai 200 cm di sore hari.

Ia mengimbau agar warga yang masih terjebak di rumah bersabar dan menunggu giliran dijemput oleh tim relawan. Ia juga meminta bantuan dari pihak-pihak terkait untuk menyediakan perahu karet tambahan dan kebutuhan-kebutuhan mendesak lainnya.

“Kami sangat membutuhkan perahu karet untuk mempercepat evakuasi. Selain itu, kami juga membutuhkan tiker, selimut, lilin, makanan cepat saji, bahan makanan untuk dapur umum, air mineral, dan tenda untuk pos DU (dapur umum) yang sudah datang tapi belum bisa didirikan. Kami juga membutuhkan posko komando untuk mengoordinasikan langkah-langkah selanjutnya,” ujarnya.

Kisyanto berharap bahwa banjir akan segera surut dan evakuasi dapat selesai sebelum maghrib. Ia mengatakan bahwa evakuasi akan sangat sulit dilakukan jika sudah gelap. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penanganan banjir di desa Undaan Lor. (Sam)