Demang Ngantor Deso, Pemkab Demak Jemput Bola Pelayanan hingga Desa

Demang Ngantor Deso

Bupati Demak Eisti’anah meninjau dan berdialog dengan pelaku UMKM saat kegiatan Demang Ngantor Deso di Desa Sumberejo, Kecamatan Mranggen, Rabu (15/4/2026). Foto: Sam

ARUSUTAMA.com – Pemerintah Kabupaten Demak terus memperkuat pelayanan publik berbasis desa melalui program Demang Ngantor Deso. Kegiatan terbaru digelar di Balaidesa Sumberejo, Kecamatan Mranggen, Rabu (15/4/2026), dengan menghadirkan berbagai layanan terpadu langsung kepada masyarakat.

Bupati Demak, Eisti’anah, hadir bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Kehadiran mereka tidak hanya untuk membuka layanan, tetapi juga berdialog langsung dengan warga guna menyerap berbagai aspirasi.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat dapat mengakses beragam layanan dalam satu lokasi, mulai dari administrasi kependudukan, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2), layanan BPJS, hingga Samsat keliling. Sejumlah instansi lain juga turut dilibatkan untuk memperluas jangkauan pelayanan.

“Program ini menjadi langkah konkret kami untuk mendekatkan pelayanan sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat bisa ditangani lebih cepat,” ujar Eisti’anah.

Selain pelayanan publik, kegiatan ini juga diramaikan dengan pameran produk UMKM lokal. Berbagai hasil usaha warga ditampilkan, mulai dari olahan makanan hingga kerajinan tangan, yang menunjukkan potensi ekonomi desa yang terus berkembang.

Dialog interaktif menjadi salah satu agenda penting dalam kegiatan ini. Warga menyampaikan sejumlah persoalan, di antaranya kebutuhan normalisasi saluran irigasi dan Sungai Jragung untuk mendukung pertanian, serta penanganan sampah yang masih menjadi persoalan lingkungan di wilayah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Bupati menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut pemerintah daerah.

“Kami ingin memastikan setiap aspirasi masyarakat tidak hanya didengar, tetapi juga dicarikan solusi yang konkret,” tegasnya.

Kepala Desa Sumberejo, Muhibbulllah, menyambut positif pelaksanaan program ini. Menurutnya, kehadiran layanan langsung di desa memberikan kemudahan signifikan bagi masyarakat.

“Warga tidak perlu lagi pergi jauh ke kota. Semua layanan sudah tersedia di desa, ini sangat membantu,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat, dalam kegiatan tersebut juga disalurkan berbagai bantuan, di antaranya 12 kursi roda, 3 paket Usaha Ekonomi Produktif (UEP), santunan jaminan kematian sebesar Rp168 juta, bantuan rumah layak huni Rp15 juta, bantuan tempat ibadah Rp10 juta, bantuan UMKM Zmart Rp25 juta, serta bantuan sembako dan bibit tanaman.

Program Demang Ngantor Deso direncanakan akan terus dilaksanakan secara bertahap di berbagai kecamatan di Kabupaten Demak, sebagai bagian dari strategi pemerataan pelayanan publik dan penguatan pembangunan berbasis desa. (Sam)