Banjir Melanda 7 Kecamatan di Demak, 72 Ribu Jiwa Terdampak dan 15.645 Jiwa Mengungsi

1707593638905

Kondisi rumah di Desa Ketanjung, Karanganyar, Demak, Sabtu (10/2). Foto: Sam

ARUSUTAMA.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Demak dan daerah hulu sejak Senin (5/2) menyebabkan banjir di tujuh kecamatan dan 35 desa. Banjir juga merusak tanggul sungai di 10 titik dan menggenangi sawah, sarana ibadah, hingga sarana pendidikan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, M Agus Nugroho, mengatakan banjir terjadi akibat tanggul sungai tidak mampu menahan aliran air yang deras. “Beberapa tanggul jebol di beberapa titik hingga mengakibatkan banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Demak,” ujarnya, Sabtu (10/2/2024).

Menurut data BPBD Demak, banjir mengakibatkan 19.112 kepala keluarga atau 72.123 jiwa terdampak. Sebanyak 15.645 jiwa mengungsi di 27 lokasi pengungsian yang tersebar di beberapa titik. Selain itu, banjir juga merendam sawah seluas 1.012 hektar, satu sarana ibadah, dan enam sarana pendidikan.

Kawasan yang masih terdampak banjir antara lain di Kecamatan Karanganyar, tepatnya di Desa Ketanjung, Undaan Lor, Undaan Kidul, Karanganyar, Ngemplik Wetan, Kedungwaru Kidul, Kedungwaru Lor, Wonorejo, dan Ngaluran. Di Kecamatan Gajah, banjir melanda Desa Tambirejo, Medini, Sambung, Wilalung, Tanjunganyar, dan Banjarsari.

Sementara itu, ada juga lima kecamatan yang air banjirnya sudah mulai surut, yaitu di Kecamatan Karangtengah, Wonosalam, Dempet, Kebonagung, dan Karangawen. Di kecamatan-kecamatan ini, warga mulai membersihkan rumah dan lingkungan dari lumpur dan sampah.

BPBD Demak bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) dan perangkat desa atau kecamatan terdampak terus melakukan penanganan darurat. Mereka mendirikan tujuh lokasi dapur umum dan mendistribusikan logistik, obat-obatan, tikar, selimut, pampers, pembalut, karung zak, bambu, dan makanan pendamping ASI.

Agus mengimbau warga yang terdampak banjir untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas. Ia juga meminta warga untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri serta lingkungan. “Kami berharap banjir segera surut dan warga bisa kembali ke rumah masing-masing dengan aman,” tuturnya. (Sam)