Binda Jateng Beri Bantuan Prioritas untuk Desa Terisolir Dampak Banjir di Demak

IMG-20240216-WA0019

Kabinda Jateng berikan bantuan secara simbolis kepada Kepala Desa Wonorejo dan Bangunrejo, di Posko BIN, Jumat (16/2). Foto: Ist.

ARUSUTAMA.com – Banjir yang terjadi di Demak belum juga surut meski sudah dua minggu lamanya. Data dari BPBD menunjukkan bahwa ada 39 desa di 7 kecamatan yang masih terendam air. Di tengah kondisi sulit ini, Badan Intelijen Negara Jawa Tengah (Binda Jateng) bergerak cepat untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak, Jumat (16/2/2024).

Binda Jateng telah mendirikan posko bantuan di desa Ngaluran, Kecamatan Gajah, yang menjadi salah satu daerah yang terparah terkena banjir. Dari posko ini, Binda Jateng melakukan distribusi makanan siap santap untuk beberapa desa di sekitar Gajah. Selain itu, posko juga mengirimkan bantuan berupa bahan pokok dan kebutuhan lainnya sesuai dengan laporan dari mitra Babhinsa di lapangan.

Binda Jateng memberikan perhatian khusus untuk desa Wonorejo dan Bangunrejo, Kecamatan Karanganyar, yang merupakan daerah yang paling terisolir dan minim bantuan.

“Bantuan BIN hari ini adalah untuk desa Wonorejo dan Bangunrejo Karanganyar yang mana menurut laporan Babhinsa merupakan daerah yang paling minim bantuan, sehingga kami pada Jumat ini memprioritaskan yang paling membutuhkan,” kata Kabinda Jateng, Brigjen Sulaiman, kepada wartawan di Posko BIN.

Menurutnya, bantuan dari Binda Jateng tidak akan berhenti sampai di situ, tetapi akan terus berlanjut hingga masa pemulihan paska bencana. Saat ini, pihaknya juga sedang menginventarisasi kebutuhan-kebutuhan selain makanan yang dibutuhkan oleh warga.

“Kami juga akan melakukan pendistribusian bantuan berupa vitamin dan obat-obatan serta segala macam kebutuhan-kebutuhan lain yang sebisa mungkin kita sediakan,” ujarnya.

Brigjen Sulaiman juga mengimbau kepada masyarakat yang mengungsi untuk tetap bersabar dan berdoa agar banjir segera surut. Dirinya juga meminta kepada masyarakat untuk menjaga diri dan harta bendanya dari tindakan kriminal yang mungkin terjadi di saat bencana.

“Kita masih di fase prihatin dengan segala cobaan ini. Maka kami hanya minta para pengungsi dan warga terdampak bersabar. Juga tetap jaga kesehatan, serta jaga diri karena disaat seperti ini masih ada orang-orang yang justru melakukan tindakan kriminal. Jaga barang-barang berharga,” tuturnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Wonorejo dan Bangunrejo mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Binda Jateng dan berharap dapat terus berlanjut hingga paska banjir agar warga dapat kembali mandiri. (Sam)