Banjir Tak Halangi Belajar, 124 Sekolah di Demak Beralih ke Pembelajaran Online

IMG-20240318-WA0079

Salah satu Sekolah yang terdampak banjir di SD Negeri Merak 2 Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak. Foto: Arusutama

ARUSUTAMA.com – Dalam menghadapi bencana banjir yang melanda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Demak mengambil langkah cepat dengan mengeluarkan himbauan untuk memastikan proses pembelajaran tetap berjalan. Kepala Dindikbud Kabupaten Demak, Haris Wahyudi, menegaskan komitmennya terhadap pendidikan.

“Intinya bahwa pembelajaran tetap berlangsung. Sampai semua bisa beraktivitas, lokasi sekolah sudah bisa digunakan, jalan yang dilalui murid dan guru bisa diakses dari rumah sampai ke sekolah. Saat ini banyak yang masih terendam dengan ketinggian antara 50-150 centimeter,” ungkapnya, Senin (18/3/2024).

Sebanyak 95 Sekolah Dasar (SD) dan 29 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang terendam banjir membuat akses menuju sekolah-sekolah tersebut terputus. Dindikbud menginstruksikan agar kegiatan belajar mengajar dialihkan ke rumah atau tempat pengungsian.

“Kami menghimbau satuan pendidikan di wilayah yang terdampak banjir dan atau akses/jalur menuju satuan pendidikan tidak bisa dilalui, proses kegiatan belajar mengajar dapat dialihkan dari rumah atau tempat pengungsian. Kita juga ikuti SK Bupati tentang tanggap bencana banjir ini,” ujar Haris Wahyudi.

Orang tua dan wali murid juga dihimbau untuk menjaga anak-anak mereka dan memastikan tidak bermain di luar rumah yang dapat membahayakan keselamatan. Kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik yang terhalang oleh banjir diizinkan untuk melakukan finger print dan bertugas di Kantor Korwil Bidang Dikbud atau, jika tidak memungkinkan, mengajukan dispensasi untuk bertugas dari rumah atau tempat pengungsian.

Satuan pendidikan di sekitar daerah terdampak diharapkan dapat mengalokasikan ruang kelas sebagai tempat pengungsian sementara. Mereka juga diminta untuk menjaga sarana dan prasarana pendidikan, termasuk buku pelajaran dan aset-aset lainnya.

Pembelajaran di sekolah-sekolah yang terdampak banjir diharapkan dapat aktif kembali setelah kondisi banjir surut dan situasi telah aman. Dindikbud Kabupaten Demak juga menghimbau seluruh jajaran pendidikan untuk selalu berkoordinasi dan melaporkan perkembangan situasi kepada pihak terkait.

Dengan inisiatif ini, Dindikbud Kabupaten Demak berharap dapat meminimalisir gangguan terhadap proses pendidikan dan memastikan bahwa pembelajaran tetap berlangsung dengan efektif selama masa tanggap bencana. (Sam)