Kesiapan Keamanan Pilkada Jadi Fokus Utama Pertemuan Tiga Pilar di Demak

WhatsApp Image 2024-05-17 at 02.11.52

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi didampingi Bupati Demak, Kapolres dan jajaran Forkompimda saat sosialisasi tiga pilar di Wisma Halim. Foto: Ist.

ARUSUTAMA.com – Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi, menghadiri pertemuan Kamtibmas bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur Tiga Pilar Kabupaten Demak dalam rangka memperkuat sinergi antar pilar keamanan. Pertemuan ini berlangsung di Gedung Wisma Halim, Desa Karangrejo, Kecamatan Wonosalam, Rabu (15/5).

Acara ini juga dihadiri oleh Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Agus Suryonugroho, dan pejabat utama Polda Jateng, serta Tiga Pilar Kabupaten Demak yang terdiri dari TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah. Mereka berkumpul untuk membahas kesiapan pengamanan menjelang Pilkada yang akan datang.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Ahmad Luthfi menekankan pentingnya pengecekan kesiapan pengamanan Pilkada. “Kita harus melakukan serangkaian pemeriksaan untuk memastikan sinergitas Tiga Pilar dan kesiapan kita dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Kapolda Jateng juga memaparkan strategi untuk memenangkan simpati masyarakat. “Kita harus menerapkan ‘Ultimum Remedium’, yaitu menggunakan hukum pidana sebagai upaya terakhir dalam penegakan hukum. Prioritas kita adalah Restorasi Keadilan untuk menciptakan kondisi Kamtibmas yang kondusif,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, Kapolda memerintahkan Kapolres Demak untuk melakukan sosialisasi tentang Restorasi Justice di tingkat komunitas. “Saya instruksikan Kapolres Demak untuk segera menyelenggarakan sosialisasi Restorasi Justice di kampung-kampung sebagai bentuk edukasi bagi masyarakat,” tegas Kapolda.

Sementara itu, Bupati Demak, Eisti’anah, menyampaikan rasa terima kasih kepada aparat kepolisian dan TNI atas bantuan pengamanan Pemilu serentak yang telah berlangsung pada 14 Februari lalu. Dirinya juga menyoroti Pemungutan Suara Susulan (PSS) di Kecamatan Karanganyar yang dilaksanakan pada 24 Februari, pasca bencana banjir.

“Pesta demokrasi yang aman dan damai adalah bukti kematangan demokrasi kita. Oleh karena itu, semua pihak harus bersinergi untuk menjaga keamanan Kabupaten Demak,” imbuhnya.

Dengan koordinasi yang baik antar sektor, diharapkan Pilkada yang akan datang untuk pemilihan gubernur, wakil gubernur, bupati, dan wakil bupati pada 27 November dapat berlangsung sukses tanpa kendala, dan semangat kolaborasi ini akan terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Demak.

Disisi lain, salah seorang Kepala Desa yang hadir menyatakan kebanggaannya dapat bertemu langsung dengan Kapolda. “Kami berdoa agar Bapak Kapolda diberikan kesehatan, kemudahan rezeki, dan keistiqomahan dalam mengatur warga dan kepala desa, sehingga kedamaian dapat terus terjaga,” ungkapnya. (Sam)