Kebakaran Hebat di Gudang Kayu Mranggen, Kerugian Capai Rp 2 Miliar

Babinsa Bandungrejo Koramil 12/Mranggen bersama personel lainnya berusaha mengatasi kebakaran Gudang Kayu Olahan, Sabtu (7/9). Foto: ist
ARUSUTAMA.com – Kebakaran hebat melanda Gudang Kayu Olahan CV. Rizki Jaya Kayu Batu milik Joko Susanto di Jl. Raya Bandungrejo No. 50 Rt 1 Rw 2 Desa Bandungrejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Sabtu (7/9).
Babinsa Desa Bandungrejo Koramil 12/Mranggen, Serka Saswito, bersama personel Koramil dan Polsek Mranggen, serta warga sekitar segera dikerahkan untuk membantu memadamkan kobaran api yang membakar gudang tersebut.
Menurut Serka Saswito, setelah menerima informasi terkait kebakaran di wilayah binaannya, ia langsung menghubungi Danramil dan piket Koramil untuk meminta bantuan.
“Kami bergerak cepat bersama personel Koramil dan Polsek Mranggen untuk membantu petugas pemadam kebakaran memadamkan api,” ujarnya.
Setibanya di lokasi, tim gabungan dari Koramil 12/Mranggen, Polsek Mranggen, dan warga setempat bergotong royong membantu petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang telah tiba lebih dulu.
“Bersama petugas Damkar dan masyarakat, kami berusaha sekuat tenaga memadamkan kobaran api yang melalap gudang kayu ini,” tambah Serka Saswito.
Kejadian bermula sekitar pukul 13.00 WIB, ketika seluruh karyawan gudang telah selesai bekerja dan meninggalkan tempat. Sekitar pukul 14.00 WIB, Wiwik Juniawan (34), seorang karyawan yang tinggal di mess pabrik, menyadari bahwa air tidak mengalir karena listrik mati. Mengira saklar panel dalam posisi off, ia menuju gudang untuk menyalakannya. Namun, sebelum mencapai kotak panel, ia melihat kobaran api yang sudah menyala di dalam gudang.
“Saya melihat api sudah menyala di dalam gudang saat hendak menyalakan panel listrik,” ungkap Wiwik.
Ia segera memanggil rekan-rekannya yang masih berada di sekitar lokasi untuk mencoba memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, api sudah terlalu besar untuk dikendalikan. Salah satu karyawan kemudian menghubungi pemilik gudang, Joko Susanto, yang segera meminta bantuan pemadam kebakaran dari Semarang (Plamongan Indah) dan Karangawen.
Hingga pukul 17.40 WIB, api masih menyala dan upaya pemadaman terus dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran, BPBD, karyawan, serta relawan. Fokus pemadaman diarahkan ke area luar gudang untuk mencegah api merambat ke pemukiman warga sekitar.
“Dugaan sementara kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik di area tempat mesin di gudang sisi timur selatan,” terang Serka Saswito.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp. 2 miliar, mencakup kayu olahan Kalimantan siap ekspor, mesin gergaji, dan gudang penyimpanan dengan luas 30 x 90 meter yang terbakar habis.
