Diduga Sudah Direncanakan, Uang Santunan Korban Kecelakaan Rp50 Juta Raib

Polres Demak bersama Sugeng saat dilakukan BAP di rumahnya. Foto: Sam
ARUSUTAMA.com – Malang benar nasib Sugeng (49), warga Demak, yang kehilangan istrinya akibat kecelakaan saat mencari gas elpiji. Tak hanya berduka, ia juga harus menghadapi kenyataan pahit saat uang santunan kematian dari Jasa Raharja sebesar Rp50 juta raib digasak pencuri tak dikenal.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (6/2) lalu, saat Sugeng dan adik iparnya, Absori (46), mengambil santunan di Bank BRI Demak. Mereka tiba di bank sekitar pukul 09.00 WIB dan menyelesaikan proses pencairan tak lama setelahnya. Sugeng kemudian pulang ke rumah menggunakan sepeda motor, sementara Absori berkendara dengan mobil ke Dempet.
Di tengah perjalanan, tepatnya di depan SD Blangkrah 2, ban mobil Absori tiba-tiba terasa kempis. Ia pun berhenti di sebuah musala untuk memeriksanya. Saat sedang mencari ban serep, ia mendengar suara mencurigakan dari mobilnya. Ketika diperiksa, amplop berisi uang santunan yang disimpan di dashboard kiri mobil sudah hilang.
“Saya sempat berteriak maling, tapi pelaku sudah kabur. Ciri-cirinya pakai topi, baju hitam, tas hitam di depan, dan naik motor mirip Vario warna hitam,” ungkap Absori, Jumat (14/2/2025).
Lebih lanjut, Ia menduga pelaku sudah mengincar sejak dari bank dan kemungkinan besar ban mobilnya disobek sebelumnya.
Sugeng dan keluarganya berharap polisi bisa segera menangkap pelaku dan mengembalikan uang tersebut, meski tidak utuh.
“Kalau bisa kembali setengahnya saja, kami sudah sangat bersyukur,” ujar Absori.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Demak AKP Winardi mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus ini.
“Kami sedang memeriksa CCTV di sekitar lokasi. Saat ini proses penyelidikan masih berjalan,” ujarnya. (Sm)
