Inovasi Hunian Tahan Rob, Demak Luncurkan Rumah Apung dan Amfibi untuk Warga Pesisir

Rumah Apung Rumah Amfibi

Secara simbolis Bupati Demak menyerahkan Rumah Apung kepada warga terdampak rob. Foto: Sm

ARUSUTAMA.com – Pemerintah Kabupaten Demak kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga pesisir yang terdampak banjir rob dengan meluncurkan program bantuan rumah apung dan rumah amfibi. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati Demak, Eisti’anah, kepada warga Desa Timbulsloko dan Desa Surodadi, Kecamatan Sayung, didampingi oleh Sekda Demak Ahmad Sugiharto dan Plt. Kepala Dinputararu Kadinperkim, Nanang Tasunar David Narutomo.

Bupati Eisti’anah menuturkan, program rumah adaptif ini hadir sebagai bentuk solusi inovatif untuk memenuhi kebutuhan hunian layak bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menangani persoalan lingkungan, terutama banjir rob yang selama ini menjadi momok masyarakat pesisir.

“Rumah apung dan rumah amfibi ini merupakan proyek percontohan hasil kolaborasi Dinputararu Kadinperkim Demak, Unika Soegijapranata, dan Yayasan SHEEP. Harapannya, ke depan lebih banyak masyarakat bisa merasakan manfaat nyata dari inovasi ini,” ujar Eisti’anah, Rabu (16/4/2025).

Ia juga menyampaikan bahwa rumah apung dinilai menjadi pilihan tepat dalam merespons keresahan warga terhadap ancaman rob. Tak hanya memberikan perlindungan fisik, program ini juga menjadi komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir.

Sementara itu, Plt. Kadinperkim Nanang Tasunar David Narutomo menjelaskan bahwa program hunian adaptif ini dirancang untuk bisa mengikuti perubahan kondisi lingkungan, khususnya banjir rob yang kian sering terjadi akibat perubahan iklim.

“Fokus kami adalah menyediakan hunian layak yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di kawasan pesisir. Target kami pada tahun 2025, rumah apung ini sudah bisa menjadi solusi jangka panjang dalam perlindungan bencana sekaligus peningkatan taraf hidup masyarakat,” jelas Nanang. (Sm)